Bocah Peserta HAN di Rote Ndao Meninggal Terseret Arus saat Menyebrangi Sungai

Imanuel Lodja - Kamis, 24 Juli 2025 11:44 WIB
ist
Bocah Peserta HAN di Rote Ndao Meninggal Terseret Arus saat Menyebrangi Sungai

digtara.com -AERP (11), bocah asal Dusun Baulen, Desa Pilasue, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, NTT terseret arus saat menyeberangi sungai Desa Tunganamo, Kecamatan Pantai Baru pada Selasa (22/7/2025) lalu.

Korban sempat dibawa ke Puskesmas namun satu jam pasca peristiwa ini korban dinyatakan meninggal dunia.

Korban merupakan salah satu peserta dari 10 peserta kegiatan yang diadakan Pusat Pembinaan Anak (PPA) Bukit Sion Kecamatan Rote Selatan.

Korban dan sembilan rekannya dibawa oleh Astriana Lele dan tim PPA Bukit Sion dari Desa Pilasue, Kecamatan Rote Selatan sejak Senin (21/7/2025).

10 anak termasuk korban bersama mentor serta penanggung jawab berjumlah enam orang mengikuti kegiatan perayaan Hari Anak Nasional (HAN) di PPA Desa Tunganamo, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao.

Tim datang pada malam hari sekitar pukul 20.00 wita dan menginap di rumah almarhum Otnial Hida di Desa Tunganamo.

Selasa (22/7/2025) sekitar pukul 05.00 Wita, korban bersama dengan teman-teman dan Astriawan pergi ke muara sungai Tungaoli untuk jalan- jalan.

Ketika tiba di muara, korban langsung menyeberang ke seberang muara.

Saat korban turun ke muara, korban langsung terbawa arus air.

Korban meminta tolong. teman- teman dan pengasuh berusaha menolong tetapi karena arus air di muara sangat deras maka upaya mereka menolong korban gagal.

Rekan korban yang lain Isel Pingak kemudian memanggil mentor di penginapan dan menyampaikan kalau korban tenggelam di muara.

Mentor Maria Bunga pun ke muara sambil meminta bantuan dari warga setempat untuk menolong korban.

Korban berhasil dievakuasi serta diberikan pertolongan pertama.

Korban pun dibawa ke Puskesmas Korbafo untuk ditangani oleh medis.

Pada pukul 06.45 Wita, korban dinyatakan meninggal dunia.

Salah satu mentor kemudian datang ke Polsek Pantai Baru melaporkan kejadian ini.


Kapolsek Pantai Baru Iptu I Gede Putu Parwata dan anggota ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara.

Polisi pun meminta keterangan dari mentor/pendamping Astriana Lele (staf), Yelfri A. Pingak (staf), Merwin Sanu (staf), Risti Tananggau (mentor), Maria Goreti (mentor) dan Pdt Pungka Sihotang selaku gembala sidang.

Orang tua korban diwakili Chrimas Julianus Dethan menerima kematian korban sebagai musibah

Jenazah korban diantar ke rumah duka di wilayah hukum Polsek Rote Selatan dan dikawal Kapolsek Rote Selatan, Ipda Andi Dharma Elim Salata.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono membenarkan kejadian ini dan mengaku kalau jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Editor
: Arie

Tag:

Berita Terkait

Berita

Tangani Sembilan Laporan Kasus Penyelundupan Manusia, Polres Rote Ndao Proses 39 Tersangka

Berita

Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus

Berita

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

Berita

Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai

Berita

Boncengan Tiga Orang dan Kecelakaan Tunggal, Pemuda di Rote Ndao Meninggal Dunia dan Dua Luka-luka

Berita

Ditinggal Kosong Saat Penghuni Mencari Ikan, Rumah Tinggal di Rote Ndao Terbakar