digtara.com - Puasa tidak sekedar menjalankan rukun islam yang ketiga, dengan menjalankan ibadah puasa umat islam bisa menjadi sehat. "Shumu tashihhu, berpuasalah, niscaya kamu akan sehat. Sehat tidak hanya jasmani (badan saja), tapi juga ruhaninya," ucap Wakil Sekjen PP DMI, Dr KH Multazam Ahmad, MA saat menyampaikan kultum ibadah jemaah salat zuhur di Kantor Setwan DPRD Jawa Tengah, Rabu (11/03/2026).
Ketua Takmir Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah itu melanjutkan, hikmah puasa selain membuat badan sehat, juga bisa mampu menahan atau mengendalikan perbuatan yang tidak baik.
"Di 10 terkahir bulan ramadan ini mari kita perbanyak ibadah untuk menggapai malam lailatul qadar, dengan memperbanyak salat tasbih, salat taubat, zikir dan ibadah-ibadah lainya," ungkap Multazam.
Dosen FIB Unnes Semarang ini menegaskan, malam laitul qadar biasanya jatuh pada malam-malam ganjil, malam 21, malam 23, malam 25 dan malam 27.
Baca Juga: Ulama dan Tokoh Haji Jawa Tengah Berkumpul, Dorong Revisi UU Haji "Dengan ibadah yang khusu', semoga kita bisa mendapatkan malam lailatul qadar. Semoga kita panjang umur, rizki yang melimpah penuh berkah, keluarga sehat," tegasnya.
Sektetaris MUI Provinsi Jawa Tengah itu juga mengajak kepada para jemaah, setelah menjalankan ibadah puasa, mari kita sempurnakan dengan membayar zakat.
"Mari kita maksimalkan zakat fitrah kita, zakat mal kita, sedekah kita tingkatkan," ajaknya.
Sekretaris FKUB Jawa Tengah itu juga mengingatkan, jika membayar zakat fitrah, bayarlah yang terbaik.
"Zakat ibarat perangko, kalian pilih yang kilat/ekspres atau biasa. Kalau kita bayar yang terbaik, insyallah perangkonya kilat dan cepat nyampainya," tukas Multazam.
Jemaah zuhur dan kultim di Kantor DPRD Jawa Tengah berjalan khusu', tampak hadir Sekwan DPRD Jawa Tengah, Urip Sihabudin dan puluhan ASN dilingkungan Setwan DPRD Jateng. (San).
Baca Juga: PD DMI Klaten Periode 2025-2030 Dilantik, Prof Yuyun Minta Pengurus Kreatif dan Inovatif