digtara.com – Niat pergi ke Pulau Semau, Kabupaten Kupang, seorang anak buah kapal (ABK) kapal nelayan malah terdampar di Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, NTT.
ABK Yunri Neonleni (24) yang juga warga Desa Nunusuni, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT ini awalnya hendak ke perairan yang lebih aman yakni Pulau Semau Kabupaten Kupang agar perahu majikannya tidak terhempas badai.
Namun Yunri dan perahu JB 06 ditemukan terdampar di Pantai Mbadokai Desa Fuafuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao pada Kamis (8/4/2021).
“Kita temukan 1 perahu JB 06 yang terdampar di Pantai Mbadoakai Desa Fuafuni dan 1 ABK,” ujar Kapolsek Rote Barat Daya, Ipda Jacob S. Bessie, Jumat (9/4/2021).
Saat badai Seroja disertai bencana alam hujan dan angin puting beliung, Minggu (4/4/2021), sekitar pukul 02.00 wita, ABK Yunri Neonleni diperintahkan pemilik perahu, Kadek untuk mengamankan perahunya ke Pulau Semau.
Hal ini untuk menghindari terjangan angin kencang yang bisa merusak perahu.
Di dalam perjalanan ke Palau Semau, Kabupaten Kupang, perahu tersebut diterjang badai dan mesin mati. Lalu terdampar terbawa angin hingga ke Pantai Mbadokai, Desa Fuafuni, Kecamatan Rote Barat Daya.
Menurut Kapolsek, perahu dan ABK tersebut ditemukan oleh nelayan Desa Fuafuni yang hendak pergi menangkap ikan.
“ABK Yunri Neonleni dalam keadaan sehat dan sementara diamankan di Mako Lanal Pulau Rote,” tandas Kapolsek.