digtara.com – Tugu Pamulang di Tangerang Selatan menjadi sorotan netizen. Gara-garanya postingan di twitter yang membandingkan desain awal dengan hasil bangunannya.
Tugu Pamulang tepat berada di kawasan strategis, yakni Bundaran Pamulang, persimpangan Jl Pajajaran-Jl Suryakencana, Kota Tangerang Selatan. Di sekitar sini ada Universitas Pamulang dan Markas Polsek Pamulang.
Melansir detikcom, Sabtu (10/4/2021), tugu ini berdiri menjulang 5 hingga 6 meter.
Bentuknya menyerupai silinder, namun hanya kerangkanya saja. Di puncak silinder ini, ada kubah yang lancip di bagian atasnya seperti kubah masjid yang kecil.
Bahan kerangka tugu ini adalah besi yang dicat putih, namun catnya sudah mengelupas. Demikian pula kubahnya, kini warnanya sudah kusam.
Tak ada ornamen atau hiasan apa pun pada tugu yang disebut-sebut sebagai ciri khas kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, itu.
Sementara itu, pada rancangan awal yang beredar, tampak tugu itu akan berbentuk heksagon dengan kubah kecil atasnya. Terdapat pula ornamen yang menghiasi tiang-tiang tugu.
Tugu Pamulang ini berdiri tepat di tengah bundaran Pamulang, dikelilingi taman dengan tumbuh-tumbuhan. Bunga-bunga terawat dan rapi. Pedestrian di seberang juga nampak tertata.
Bundaran Pamulang ini merupakan bundaran yang ramai. Bila pagi hari, bundaran ini kerap macet. Banyak angkot ngetem di sekitar sini.
Mirip Menara Musolla
Dalam sejumlah unggahan di media sosial, banyak warga yang menilai bangunan tersebut tidak layak disebut tugu. Sejumlah pengguna media sosal mencibir tugu tersebut, bahkan ada yang menyebut tugu tersebut lebih mirip dengan toren atau menara air.
“Pertama kali ngeliat langsung kirain itu toren air,” tulis pemilik akun @rifkiadnan147.
Akun @vanorange malah menyebutnya sebagai toren mushola. “Wkwkwk toren musola.”
Lain lagi dengan bima satria dalam akun twiternya @bimsalabim, ia berkomentar, “kaya kandang burung.”
Ada pula warganet yang menyindir desainer tugu mengalami lupa ingatan pada saat membuat. “Positif thinking, siapa tau pas lagi buat itu, angin berhembus dengan kencang sehingga meluluhlantakkan ingatan para pembuatnya,” tulis pemilik akun @joenambewan.