digtara.com – Sedikitnya 1.250 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat membutuhkan pasokan air bersih, Jumat (30/4/21).
Hal ini disebabkan tercemarnya air Sungai Sei Batang Serangan, sehingga air tidak dapat digunakan lagi oleh warga sekitar untuk kebutuhan sehari hari.
Bahkan, akibat tercemarnya air Sungai batang serangan, banyak ikan yang bermatian.
Peristiwa tercemarnya air batang serangan sudah terjadi sekitar satu bulan lebih. Bahkan pihak Dinas lingkungan hidup Langkat telah mengambil sampel air untuk diteliti.
Kepala Desa Pematang Cengal, Arusman mengatakan, semenjak air sungai tercemar, seribuan Kepala Keluarga (KK) di desanya mengalami krisis air bersih. Bahkan sejumlah warga terpaksa harus membeli air bersih untuk keperluan mandi, mencuci, minum dan memasak.
“Ada seribuan warga yang sangat membutuhkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Kita berharap krisis air bersih ini segera berakhir,” katanya.