digtara.com – Pemerintah Kota (Pemko) Medan sudah menyiapkan budget Rp 25 miliar untuk biaya pembebasan lahan di tepi aliran Sungai Bedera dan Babura. Langkah itu dilakukan demi menormalisasi sungai tersebut untuk antisipasi banjir.
“Untuk anggaran pembebasan lahan, kami siap. Bahkan, di tahun ini, kami menyiapkan anggaran sebesar Rp25 miliar. Tapi, titiknya, kami mengikuti rekomendasi dari konsultan,” ucap Wali Kota Medan Bobby Nasution di Medan, Senin (31/5/2021).
Langkah cepat itu dilakukan untuk menanggulangi persoalan banjir yang tiap tahun terus terjadi.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan Benny Iskandar mengharapkan kajian konsultan dapat lebih detail, sehingga jelas langkah yang dilakukan untuk penanganan banjir.
Ia menyebut, Pemko Medan juga berharap adanya kepastian waktu, terdapat indikator pengurangan titik, pengurangan luasan, serta pengurangan intensitas banjir.
“Dari gambar teknis itu, dapat dilihat bentuk berapa lebar yang dibebaskan, persil yang kena, dan sebelah mana alurnya,” kata Benny.