digtara.com – Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution bakal menerapkan swab di tempat bagi pelanggar prokes. Tak hanya itu, bila reaktif akan langsung dibawa untuk tes PCR di lokasi isolasi terpadu di hotel Soechi Medan
Dikatakan Bobby, swab antigen nantinya dilakukan di pusat-pusat aktivitas kegiatan masyarakat.
“Misal di pasar kedapatan tidak menggunakan masker maka kita akan langsungkan swab. Nanti kita akan buat posko untuk tempat swab masyarakat yang melanggar,” tuturnya kepada wartawan di balai Kota Medan siang ini Senin (2/9).
Bobby menegaskan, warga yang melanggar prokes dan reaktif tak ada alasan untuk menolak diisolasi.
“Kalau reaktif tidak alasan, langsung kita bawa ke lokasi isolasi terpadu kita (Eks Hotel Soechi) untuk PCR,” ujar Bobby.
Bobby pun berharap pelaksanaan tes swab antigen ini nantinya dapat meningkatkan penelusuran terhadap Orang Tanpa Gejala (OTG) lebih efektif lagi.
“Saya katakan yang terutama kriteria untuk diisolasi di Eks Hotel Soechi ini adalah yang OTG, karena mereka yang paling besar kemungkinannya untuk menyebarkan virus. Mereka tidak ada bedanya dengan yang sehat, sehingga bisa saja berkeliaran beraktivitas sementara tidak tahu kita kalau dia OTG,” tuturnya.
Namun, Bobby belum bisa memastikan kapan akan memulai pemberlakuan tes swab antigen ini.
“Segera kita lakukan tapi ini kita pastikan, kebijakan Covid-19 ini tidak menyakiti masyarakat. Jangan gara-gara melanggar prokes malah dipukul, makanya yang dihukum virusnya bukan orangnya,” tuturnya. (mag-01)