digtara.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi angkat bicara terkait pelaksanaan vaksinasi di Gedung Serbaguna yang menimbulkan kerumunan.
Menurut Gubernur Sumut ini, Edy berjanji akan mengevaluasi dan memperbaiki hal tersebut, sehingga pelaksanaan vaksin ke depan bisa diatur dengan baik.
“Nah ini yang harus kita evaluasi, dan ke depan akan kita atur, kenapa demikian, karena selama ini begitu sulit rakyat untuk divaksin,†kata Edy saat diwawancarai di kediaman dinasnya, Sabtu (7/8) pagi.
Baca:Â Vaksinasi Timbulkan Kerumunan, LPER: Bukan Hanya Kapolda, Ini Tanggung Jawab Kita Bersama
Edy menjelaskan kerumunan tersebut diakibatkan antusiasnya masyarakat yang ingin divaksin. Sehingga petugas vaksinasi di Gedung Serbaguna kewalahan mengatasi kerumunan warga.
Baca:Â Khawatir Klaster Baru, Ombudsman Sesalkan Kapoldasu Kebobolan Kerumunan Vaksin Massal
“Tau begitu antusiasnya rakyat, minta divaksin, ini yang akan kita evaluasi,†pungkasnya.
Untuk diketahui vaksinasi yang diselenggarakan oleh Polda Sumatera Utara di Gedung Serbaguna, Jalan Pancing Kecamatan Medan Tembung, diserbu ribuan masyarakat, Selasa (3/8).
Warga yang antusias dengan pelaksanaan vaksinasi massal tahap 1 ini mulai datang berdesakan di pintu masuk menuju aula yang sudah ditutup oleh petugas.
Akibatnya, seorang warga pingsan saat mengantri. Bahkan aksi dorong – dorong warga tidak bisa dihindarkan yang menyebabkan salah seorang wanita terjepit oleh badan warga lainnya. (mag-01)