Air Mata Bahagia Ortu Ardelia Sang Pembawa Baki pada HUT RI di Istana Negara

Redaksi - Selasa, 17 Agustus 2021 07:26 WIB

digtara.com – Ardelia Muthia Zahwa sudah menjalankan tugas sebagai pembawa baki bendera merah putih pada upacara HUT ke-76 RI di Istana negara, Selasa (17/8/2021). Di Medan, kedua orangtuanya menangis bahagia menyaksikan putrinya dari televisi.

Kedua orangtua Adelia Muthia tampak tegang saat menyaksikan pengibaran bendera dalam upacara yang dipimpin Presiden Joko Widodo melalui televisi di SMA Harapan I, Jalan Imam Bonjol Medan.

Bersama kepala sekolah, guru dan pegawai, kedua orangtua Adelia tampak tegang menyaksikan acara hingga selesai.

Ditemui seusai acara pengibaran bendera, Nurmala Santy ibu dari Ardelia tak kunjung berhenti menangis. Ia merasa terharu karena sang putri bisa menyelesaikan tugas dengan baik dan membuatnya bangga.

“Saya sebagai orangtua merasa senang. Airmata saya juga tak berhenti menetes. Semangat buat anak mama pokoknya,” ucapnya sambil menghapus airmata bahagianya tersebut.

Nurmala mengaku deg-degan pada saat pelaksanaan berlangsung.

” Deg-degan takut dianya melakukan kesalahan. Soalnya selama di rumah, latihan juga terhambat karena PPKM berlangsung,” jelas Nurmala yang menggunakan baju batik dengan balutan ulos batak dan jilbab berwarna merah ini.

Latihan Naik Tangga

Bersama suaminya Marsono, Nurmala mengaku melihat anaknya kerap latihan di rumah, berjalan naik turun tangga agar kakinya kuat saat menjadi anggota Paskibra.

” Karena PPKM latihan itu di luar hanya berapa kali seminggu kebanyakan Ardelia latihan di rumah naik turun tangga karena dianya takut nanti jatuh,” ucap Nurmala sambil menahan tangis.

Sang ayah Marsono juga mengaku tegang selama upacara berlangsung.

“Terus terang kami tegang, deg-degan mungkin lebih deg-degan dari Ardelia. Karena anak saya itu mudah tegang tapi kami jauh ga bisa nenangin dia kalau tegang makanya kami jadi tegang,” kata sang ayah yang juga turut menggunakan batik berwarna biru dilapisi ulos batak berwarna merah.

Diceritakannya, Ardelia merupakan anak yang ceria yang mempunyai cita-cita menjadi Paskibraka di istana negara.

” Dari dulu Ardelia memang sering jadi pengibar bendera waktu SMP juga dia jadi pengibar. Alhamdulillah satu cita-citanya (jadi pengibar bendera di istana,red) tercapai,” papar Marsono.

Orangtua Ardelia baik sang ayah maupun ibunya tak henti hentinya mengucap syukur atas pencapaian sang anak.

“Alhamdulillah terimakasih kepada tuhan karena telah mengabulkan satu cita-cita anak saya. Dan mama akan dukung terus untuk kesuksesan Ardhelia kedepannya,” ucap Ibu ardhelia.

Di akhir wawancara kedua orangtua Ardelia pun berpesan agar sang anak tidak boleh tinggi hati dan tetap semangat untuk menggapai cita cita lainnya di masa depan

“Jangan merasa tinggi hati dan jangan menyerah untuk menggapai masa depan lainnya,” ujar Marsono. (mag-01)

ardelia pembawa baki

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Berita

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Berita

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Berita

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Berita

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Berita

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Berita

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo