digtara.com – Marvel Cinematic Entertaintmen (MCU) dan Sonny Picture Entertainment resmi merilis teaser Spider-Man: No Way Home. Dalam teaser itu Marvel kembali memperkenalkan multiverse.
Tampaknya Spider-Man: No Way Home menghadirkan aksi Tom Holland dengan alur cerita yang tidak mudah. Campur tangan Doctor Strange yang diperankan Benedict Cumberbatch membuat tontonan Spider-Man kali ini sedikit mengernyitkan dahi. Sebab tak melulu superhero remaja dengan kisah kepahlawanan dan cintanya saja, namun dibumbui kisah yang tak biasa, seperti tema multiverse.
Tom Holland yang memerankan Peter Parker dipertemukan lagi dengan villain dari waralaba Spider-Man sebelumnya. Termasuk Doctor Octopus yang diperankan Alfred Molina, Electro milik Jamie Foxx, dan Green Goblin yang dimainkan oleh Willem Dafoe. Ada beberapa terlihat penampilan musuh-musuh lama Spider-Man di trailer.
Semua berawal ketika identitas Peter Parker terungkap sebagai Spider-Man. Foto-foto dirinya disebarluaskan hingga dibuat poster besar di tengah kota yang jadi pusat perhatian dunia.
Masa depan Peter Parker pun berubah seketika menjadi kekacauan. Ia tak bisa lagi tenang menghadapi perilaku orang, sekolahnya pun berantakan.
“Sebagai catatan, saya tidak pernah ingin berbohong sama kamu,” kata Parker kepada lawan mainnya MJ yang diperankan Zendaya di trailer.
“Tapi bagaimana memberi tahu seseorang bahwa Anda adalah Spider-Man?”
Peter Parker lantas mendatangi Doctor Strange, mencari mantra yang akan membatalkan atau mengatur segalanya seperti semula. Hal itu menjerumuskan Parker dan Strange ke dalam multiverse dan bahaya yang tak terhitung.
Multiverse adalah konsep alam semesta punya beberapa versi bahkan tak terhingga. Konsep multiverse ini juga dipakai di film MCU, Avengers: Endgame.
Sebenarnya ada empat kali penggunaan Infinity Stones di Avengers: Infinity War dan Endgame. Itu jadi cikal bakal konsep multiverse.
Awalnya dipakai setelah Thanos membuat setengah populasi menjadi debu. Yang kedua digunakan untuk menghancurkan Infinity Stones. Ketiga saat Hulk menghidupkan kembali semua orang dan terakhir Iron Man yang menjentikan jarinya untuk mengalahkan Thanos.
Konsep multiverse itu juga membuat MCU makin kaya dari sisi visual. Elemen kosmik membawa mereka ke dalam sebuah jagat tingkat tinggi.
Tapi itu tentu saja bukan satu-satunya yang menarik. Sebab dengan hadirnya konsep multiverse, bisa jadi jalan untuk menyatukan seluruh semesta Marvel.
Termasuk Spider-Man yang berdiri bersama perusahaan Sony Pictures, kini punya benang merah sama dengan film-film MCU yang digarap Disney. Multiverse menyatukan dua elemen bisnis.