digtara.com – Selama pandemi, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan, khususnya Istana Maimoon mengalami penurunan. Namun kini, kondisinya berangsur-angsur mulai membaik.
Awalunsyah Al Fajri pemandu wisata sejarah Istana Maimoon mengatakan, setelah level PPKM di beberapa wilayah sekitar Medan dan aturan PPKM di Medan kian longgar, pengunjung mulai meningkat. Yang biasanya puluhan, pengunjung per-hari kini mulai mencapai ratusan orang, terutama di akhir pekan.
“Beberapa Minggu terakhir ini lumayan kali bang pengunjung kita naik perlahan, dari 300 – 1000 pengunjung per hari,” ungkapnya menjawab digtara.com, Minggu (5/6/2021).
Diakui Fajri, sejak bencana Covid-19 yang melanda di awal tahun 2020 lalu wisata sejarah yang dibangun pada era Belanda tersebut mengalami penurunan pengunjung. Apalagi ketika masa awal PPKM Darurat hingga level IV sepanjang tahun ini.
“Untuk dapat 150 – 200 pengunjung per-hari saja susah. Hari biasa maupun weekend sama saja,” ujarnya.
Karena minim pengunjung, beberapa fasilitas seperti musim mereka tiadakan. Sementara penjualan aksesoris juga turun drastis.
“Aksesoris yang dijualpun juga turun pendapatannya, contohnya peci yang bisanya laku 10 hingga 20 peci kini hanya 5 peci,”Ungkapnya.
Fajri berharap ke depan situasi membaik. Karena Covid-19 membuat semua sektor pariwisata, ekonomi dan lainnya rusak.
“Kita sama-sama mematuhi protokol kesehatan agar bencana ini lekas berlalu,” harapnya. (mag-04)