digtara.com – Banjir masih melanda Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumut. Akibatnya, ratusan warga masuh mengungsi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat mencatat 146 warga mengungsi di dua lokasi.
Hal itu disampaikan Kalakar BPBD Langkat Drs Irwan Sahri, di Stabat, Minggu (28/11).
Untuk Kecamatan Hinai, sudah ada pos pengungsi di Base Camp Pengairan Desa Cempa, di sini terdapat pengungsi tetap delapan kepala keluarga atau 34 jiwa. Sampai tadi malam dan pagi ini, masih berada di lokasi pengungsian.
Sementara di pos pengungsi lain di Musholla Kampung Raja terdapat 30 kepala keluarga atau 112 jiwa, masyarakat yang mengungsi hanya malam hari, siang hari mereka memantau kondisi rumah.
“Hingga sekarang ini kondisi air masih tetap dan belum juga surut-surut sementara malam hari hujan terus turun,” katanya.
Untuk Kecamatan Babalan, kondisi air sudah surut dan hari ini warga sudah kembali ke rumahnya, dan Kecamatan Batang Serangan kondisi normal.