digtara.com – Kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Tapanuli Selatan terus menjadi perbincangam hangat di kalangan petani. Persoalan belum bisa diatasi meskipun sudah dibentuk komisi pengawas pupuk yang diketuai Sekda Parulian Nasution.
Sebagaimana diketahui, harga pupuk bersubsidi yang biasanya 140 ribu rupiah per zak ukuran 50 kg, kini naik menjadi 200 ribu rupiah.
Baca:Â DPRD Ultimatum Terkait Pupuk Langka di Tapsel: Sepekan Harus Tuntas
Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan mengeluarkan surat tertanggal 21 Juni 2021, Nomor : 188.45/389/KPTS/2021 tentang Pembentukan Komisi Pembinaan dan Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Tapanuli Selatan yang ditanda tangani Bupati, Dolly Pasaribu.
Berikut Susunanan Komisi Pengawas Pupuk yang dilihat digtara.com, Senin (29/11/2021):
Ketua : Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, Parulian Nasution.Wakil Ketua : Kepala Dinas PertanianSekretaris : Kepala Bidang PerekononianAnggota : 1. Asisten Perekonomian2. Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi3. Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan4. Kapolres Tapanuli Selatan5. Kejari Tapanuli Selatan6. Kepala Dinas Perikanan7. Kepala Dinas Perdagangan8. Kepala Dinas Perindustrian9. Kabag Hukum Setda10. Kasatpol PP11. Kasubbag Lingkungan Hidup, Setda12. Kabid Sarana Dinas Pertanian13. Kasubbag Koperasi, Setda.14. Kasubbag Sarana Perekonomian, Setda.