digtara.com – Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Panyabungan, Edi Dardi Tanjung dan kedua satpam nya akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan di Madina terkait viralnya video seorang wartawati, Juliani Nasution yang dikejar Satpam saat hendak meliput di sekolah tersebut.
Sedangkan penyataan maaf kedua oknum satpam dan kepala sekolah itu disampaikan secara langsung di hadapan sejumlah wartawan di Aula Sat Reskrim Polres Madina pada Jum’at (21/1/2022) setelah dimediasi pihak kepolisian.
“Kepala Sekolah SMK N 2 Panyabungan meminta maaf sebesar-besarnya kepada Wartawan, ” ucap Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Panyabungan, Edi Dardi Tanjung sata mediasi.
Sedangkan kronologi wartawati dikejar oknum Satpam saat hendak meliput di SMK Negeri 2 Panyabungan tersebut pada rabu lalu (19/1/2022) pukul 09.30 WIB ketika wartawati Juliani Nasution hendak mewawancarai kepala sekolah.
Dalam video tampak oknum Satpam berinisial IB berlari keluar dari pagar dan mengejar wartawati. Sementara sang wartawati tampak langsung tancap gas dan oknum Satpam mengucapkan kata yang tidak menyenangkan.
Kasat Reskrim polres Madina, AKP Edi Sukamto SH menyebutkan kedua pihak sudah melakukan mediasi di Polres Madiana.
“Kepala sekolah dan Satpam SMK N 2 Panyabungan akan melakukan permohonan maaf yang akan diviralkan melalui media Online serta akan duduk bersama dengan Kepala Sekolah untuk mendiskusikan secara kekeluargaan,” kata Kasat Reskrim Polres Madina.
Selain itu, kepala sekolah berjanji ke depannya akan memperbaiki serta mengevaluasi kerja Satpam agar tidak terjadi lagi tindakan yang mencoreng nama sekolah SMK N 2 Panyabungan.