digtara.com – Peristiwa Harimau Sumatera mangsa hewan ternak warga masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Langkat. Sejak awal 2022, ada empat daerah atau wilayah yang terdampak.
Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Ruswanto mengatakan, dari informasi, analisa lapangan dan jejak yang ditemukan, Harimau Sumatera kerap kali memasuk di Kecamatan Batang Serangan perbatasan Sei Lepan.
Pertama, kata Ruswanto, konflik terjadi di PT. Prima. Di sini terdapat satu ekor Harimau Sumatera yang berkeliaran, satu ekor sapi milik warga menjadi korban.
“Di sini tindakan yang dilakukan yakni penjagaan, penyisiran di sekitar lokasi serta membuat kandang jebakan oleh BKSDA,” jelas Ruswanto, Sanin (16/5/22).
Di PT Viss terdapat satu Harimau dewasa yang berkeliaran, satu sapi dewasa dimangsa. Di sini petugas melakukan penjagaan dan penyisiran serta pemasangan camera trap.
Konflik juga terjadi di perladangan masyarakat di Dusun Sumber Waras, terdapat Harimau dewasa berkeliaran dan memangsa dua ekor sapi dewasa.
Dan yang terakhir di PTPN Kwala Sawit Afdeling 11. Harimau Sumatera remaja juga berkeliaran di kawasan tersebut dan memangsa satu ekor kambing.
“Konflik terjadi diakibatkan banyak faktor. Terganggunya habitat, minimnya hewan buruan untuk dimangsa sehingga mereka turun ke pemukiman untuk mencari mangsa atau makanan,” terang Ruswanto.