digtara.com – Kondisi 4 unit mobil damkar di Kota Padangsidimpuan sangat memprihatinkan. Kondisinya tidak layak beroperasi lagi sehingga ketika ada kebakaran terkadang petugas kewalahan dan sering dibully warga di lokasi.
Bagaimana tidak, sesuai amatan digtara.com keempat mobil tersebut tampak sudah usang dengan kondisi bocor karena termakan usia.
Selain itu mobil pemadam tersebut merupakan hibah dari Kabupaten Tapanuli Selatan di Zaman Walikota Pertama, Drs.Zulkarnain Nasution, MM, atau dua kepala daerah setelahnya tidak menambah armada tersebut.
Sedangkan tiga mobil damkar keluaran tahun 2000-an tersebut terpaksa harus tetap layak jalan dan sigap ketika ada kebakaran. Dan satu unit lagi yakni jenis toyota buaya keluaran tahun 60-an yang legendaris masih tetap beroperasi.
Kabid Damkar, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan, Ashadi Muchtar Nasution saat di konfirmasi digtara.com terkait usia mobil tersebut mengemukan tidak mengetahui secara detail.
“Ngak tau bang pastinya, cuma ada yang tahun 2015 itupun hibah daerah lain kalau keluaran ngak tau tahun berapa. Untuk pastinya silahkan ke Kadis saja” Ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi DPRD Kota Padangsidimpuan yang juga Ketua BK, Irfan Harahap mengatakan dirinya sebagai fraksi siap memperjuangkan pengadaan mobil baru dari APBD 2022 sebanyak 3 unit.
“Kalau kita siap memperjuangkan itu dari dewan, dan kita harap itu terwujud sebanyak 3 unit. Saya ketua fraksi tegas menyatakan siap memperjuangkan” Kata Irfan Harahap.
Dirinya juga meminta agar untuk pembahasan R-APBD 2022 untuk berpikir jernih dan mengutamakan fasilitas pelayanan dibanding mobil dinas.
“Harus kita prioritaskan itu dibanding pengadaan mobil-mobil lain. Itu sudah komitmen saya sebagai dari Ketua Fraksi Demokrat,” tandasnya.