digtara.com – Sejumlah ibu-ibu dan warga gelar demo di DPRD Kota Padangsidimpuan. Mereka meminta dewan segera tuntaskan persoalan di Kampung Bukit, Padangsidimpuan Utara terkait tembok yang dibangun pemilik losmen.
Kedatangan warga tersebut pada pukul 11.00 WIB di Jalan Sudirman Ex Merdeka bertepatan pembacaan pidato kenegaraan, Selasa (16/8/2022).
Spontan ibu-ibu dari 4 KK warga yang terisolir itu meluapkan kesedihannya kepada anggota dewan yang dianggap tidak pernah secara resmi mengundang warga.
“Bantu kami pak dari dewan ini dengan kewenangannya atas persoalan ini. Karena kami sudah tidak bisa keluar rumah. Untuk sekolah juga harus panjat tembok, ” harap warga kepada anggota dewan.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD, Rusidy Nasution dan Ahmad Maulana Harahap dari fraksi Golkar yang menjumpai warga mengatakan berbagai usaha sudah dilakukan.
“Sejak awal, saya bersama Maulana Harahap sudah mendampingi,” ujarnya.
Dirinya juga baru mendapat informasi bahwa surat dari kuasa hukum warga Kampung Bukit untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) sudah diterima oleh DPRD.
“DPRD melalui Komisi I sudah melakukan pembahasan tentang warga Kampung Bukit yang masih terisolir. Kami juga sudah menyurati kantor ATR/BPN, namun sampai sekarang belum ada jawabannya,” tegas Rusidy.
tembok losmen