digtara.com – Warga lingkungan dua, Kampung Bukit, WEK II, Kota Kecamatan Padangsidimpuan Utara berdemonstrasi dengan memajang tulisan meminta tolong kepada pemerintah soal rumah mereka yang ditembok Losmen Sentral.
Pantauan digtara.com sejumlah ibu-ibu membentangkan tuntutan mereka di Jalan Sudirman Eks Merdeka tersebut di depan Kantor Walikota Padangsidimpuan yang menjadi rute lintasan ribuan peserta pawai kemerdekaan di Kota Padangsidimpuan.
“Kami masih dijajah, jalan kami ditutup. Tolong kami pak walikota Irsan, ” demikian isi tulisan yang terpampang dalam, Rabu (17/8/2022) sekira pukul 12.15 WIB.
Spontan aksi tersebut menjadi perhatian para warga yang berada di lokasi.
Lina Tanjung, salah seorang ibu-ibu yang membawa poster mengungkapkan pihaknya meminta pemerintah untuk peduli atas persoalannya.
“Kami udah mengadu kemana-mana namun tak jua ada solusi. Tolong kami warga ini masih tersudut, rumah kami ditembok, anak kami harus naik pagar kesekolah, tolong kami dihari kemerdekaan ini pak wali” kata Lina Tanjung.
Sementara warga yang melihat aksi tersehut memberikan respon kasihan “Belum ada juga solusi warga ini. Kasihan jadinya kalau gini” ujar warga.
Aksi yang berlangsung spontan tersebut terkait penderitan 4 KK yang keluarga Yusuf Nasution (42), Bitcar Pakpahan (54), Sumarto Pakpahan (52), Komaria Harahap (60) yang sudah sebulan terisolir dan terpaksa memanjat tembok setinggi 2 meter oleh salah satu pemilik hotel.