digtara.com -
Mochamad Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi
Menteri Haji dan Umrah di jajaran Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/9/2025) petang.
Banyak dukungan dan ucapan selamat dari dari pimpinan Ormas, organisasi asosiasi haji dan umrah, kampus, pesantren dan lembaga lainnya. Ucapan juga datang dari Ketua
DPD Gemira Jateng dan sekaligus Ketua FKUB Muda Jateng, Nur Rois."Kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia yang baru. Semoga amanah besar ini dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, profesionalisme, dan dedikasi untuk kemaslahatan umat," ucap
Nur Rois kepada Digtara.com, Selasa (9/9/2025).
Nur Rois melanjutkan, Kementerian Haji dan Umrah diharapkan hadir sebagai garda terdepan dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah. "Harapan masyarakat sangat besar agar penyelenggaraan ibadah haji semakin: Ramah, Terbuka dan Smart Haji," ungkapnya
Ia menjelaskan, Ramah – memberikan pelayanan yang humanis, nyaman, dan penuh penghormatan kepada seluruh jamaah.Terbuka – menyajikan informasi yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses.
Smart Haji – memanfaatkan inovasi digital dan teknologi modern untuk mempercepat pelayanan, mempermudah proses, serta meningkatkan pengalaman spiritual jamaah.
Dosen FAI Unwahas Semarang itu, percaya dengan kepemimpinan baru ini, gagasan Smart Hajj perlu digagas dan diwujudkan sebagai terobosan penting menuju tata kelola haji yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada jamaah.Semoga kementerian baru ini mampu mewujudkan cita-cita besar umat Islam Indonesia: beribadah haji dan umrah dengan khusyuk, tertib, aman, nyaman, serta penuh makna.
"Sekali lagi selamat mengemban amanah untuk Gus Irfan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah, Aamin," pungkasnya. (San).