digtara.com - Setelah membuka seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 Hijriah / 2026 Masehi Tingkat Daerah (Kab/kota dan Provinsi) dan PPIH Petugas Kesehatan. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia kini membuka seleksi PPIH Arab Saudi Tingkat Pusat. Proses pendaftaran akan dibuka mulai Senin, 8 Desember 2025 pukul 13.00 WIB dan dapat diikuti oleh umat Muslim Indonesia yang berminat dan memenuhi kualifikasi.
Direktur Bina Petugas Haji Reguler, Chandra Sulistyo Ekoprojo menegaskan bahwa rekrutmen petugas haji tahun ini menjadi bagian penting dalam penguatan layanan serta memastikan jemaah Indonesia mendapatkan pendampingan terbaik selama berada di Tanah Suci. Ia mengingatkan bahwa setiap pelamar wajib mematuhi ketentuan administrasi, teknis, dan kompetensi yang telah disusun secara ketat oleh Kemenhaj.
"Batas akhir pengumpulan berkas sesuai dengan syarat yang ditentukan pada 14 Desember 2025 pukul 23.59 WIB," kata Chandra kepada awak media, Sabtu (6/12/2025).
Chandra menjelaskan, bahwa proses verifikasi berkas akan dilakukan secara berlapis untuk memastikan seluruh calon petugas memiliki rekam jejak yang baik, kemampuan profesional, serta komitmen terhadap pelayanan jemaah.
Baca Juga: UIN Syarif Hidayatullah Launching Pusat Studi Haji dan Umrah. Wamenhaj Dahnil: Pentingnya Pengembangan Literasi Perhajian "Para petugas yang terpilih nantinya akan menjalani pelatihan intensif mengenai manajemen layanan haji, mulai dari aspek bimbingan ibadah, layanan kesehatan dasar, mobilisasi jemaah, hingga penanganan keadaan darurat. Seluruh pelatihan tersebut dirancang agar setiap petugas mampu menghadapi dinamika di lapangan selama puncak haji yang kerap menuntut respons cepat dan akurat," tegasnya.
Chandra membeber, pembukaan seleksi ini disambut positif oleh berbagai pihak mengingat tingginya kebutuhan petugas kompeten di lapangan. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah jemaah Indonesia yang mencapai ratusan ribu orang setiap musim haji menuntut profesionalitas dan kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan yang manusiawi, aman, dan sesuai standar internasional.
"Kami (Kemenhaj, red) mengimbau masyarakat agar mengikuti informasi resmi melalui kanal pemerintah untuk menghindari potensi penipuan atau informasi palsu terkait rekrutmen PPIH. Pemerintah berharap formasi petugas yang terpilih nantinya dapat memperkuat kualitas penyelenggaraan haji dan memberikan rasa aman bagi jemaah Indonesia selama berada di Arab Saudi," harapnya.
Chandra menambahkan, pembukaan rekrutmen ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan haji, sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam menghadirkan penyelenggaraan ibadah yang tertib, nyaman, dan sesuai prinsip kemaslahatan umat. (San).
Baca Juga: Musibah Banjir dan Longsor, Seleksi PPIH Provinsi Sumut, Sumbar dan Aceh Ditunda
Baca Juga: UIN Syarif Hidayatullah Launching Pusat Studi Haji dan Umrah. Wamenhaj Dahnil: Pentingnya Pengembangan Literasi Perhajian