digtara.com - Melestarikan seni tradisi merupakan bagian vital dalam menjaga keutuhan bangsa.Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah menegaskan, seni tradisional bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan fondasi dinamis yang memperkuat jati diri, menyatukan keberagaman, dan menangkal dampak negatif globalisasi.
"Seni tradisional bukan hanya sekadar bentuk ekspresi, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai, sejarah, dan kehidupan masyarakat di masa lalu," ungkap Sarif Abdillah, Kamis (29/01/2026).Kakung, sapaan akrab Sarif Abdillah, menyoroti tantangan regenerasi pelaku seni tradisi. Atas dasar itu dia mendorong generasi muda untuk mulai mengambil peran dan berlatih agar warisan budaya Nusantara ini tidak punah. Tantangan kita saat ini adalah kaderisasi yang semakin lama semakin hilang, padahal budaya inilah yang menjadi penguat identitas kita," sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Globalisasi, jelas Kakung, membawa dampak besar pada hampir semua aspek kehidupan, termasuk dalam bidang budaya. Kehadiran media sosial dan internet membuat budaya asing dengan cepat tersebar di seluruh dunia, menggeser perhatian dari seni tradisional yang lebih klasik dan seringkali dianggap "kuno" oleh sebagian kalangan.
Baca Juga: Sarif Kakung; Butuh Regulasi yang Kuat untuk Menjawab Isu Alih Fungsi Lahan di Jawa Tengah Hal ini dapat menyebabkan seni tradisional semakin terlupakan, terutama oleh generasi muda yang lebih terpapar oleh budaya popular," terangnya.
Dengan demikian, seni tradisional berisiko terlupakan dan bahkan hilang seiring berjalannya waktu jika tidak ada upaya yang nyata untuk melestarikannya.
"Untuk menjaga agar seni tradisional tetap relevan di tengah perubahan zaman, berbagai upaya pelestarian perlu dilakukan. Salah satu upaya penting adalah pendidikan dan pelatihan," jelas legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.
Mengajarkan seni tradisional kepada generasi muda, baik melalui sekolah formal maupun informal, sangat penting untuk memastikan bahwa seni tersebut tidak hanya dikenali, tetapi juga dipraktikkan.
"Program pelatihan bagi para seniman muda juga sangat penting agar mereka dapat melanjutkan warisan budaya ini," tegas kakung.
Selain itu, festival seni dan acara budaya dapat berperan besar dalam memperkenalkan seni tradisional kepada masyarakat luas.
Baca Juga: Sarif Kakung Minta Penanganan Sampah Dilakukan Secara Masif, Komprehensif, dan Kolaboratif "Acara seperti pertunjukan musik tradisional, pameran kerajinan, atau lomba tari tradisional dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk memperkenalkan dan melestarikan seni ini," bebarnya.
Selain itu, kata Kakung, teknologi juga dapat menjadi alat yang efektif dalam melestarikan seni tradisional. Dengan adanya internet, seni tradisional yang jarang ditemukan di daerah-daerah tertentu dapat diperkenalkan ke seluruh dunia.
"Misalnya, video tutorial atau dokumentasi seni tradisional yang diposting di platform video dapat membantu lebih banyak orang untuk mempelajari seni tersebut, bahkan jika mereka tinggal jauh dari daerah asal seni tersebut," tandasnya. (San).
Baca Juga: Sarif Kakung; Butuh Regulasi yang Kuat untuk Menjawab Isu Alih Fungsi Lahan di Jawa Tengah