digtara.com - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI sekaligus Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Rinto Subekti, S.E., M.M., kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Kali ini bersama warga Wonogiri, kegiatan digelar di Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Senin (9/2/2026).
Kegiatan yang mengusung tema: "Refleksi Empat Pilar Kebangsaan sebagai Fondasi Kokoh Menuju
Indonesia Emas 2045" ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, organisasi kepemudaan, serta elemen masyarakat setempat.
Pancasila sebagai Kompas Bangsa
Dalam paparannya, Rinto Subekti menekankan bahwa perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 bukan sekadar target ekonomi atau infrastruktur, melainkan ketahanan ideologi. Ia menyebut Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah "jimat" yang menjaga bangsa tetap bersatu di tengah disrupsi global.
Baca Juga: Rinto Subekti Ajak Masyarakat Teruskan Estafet Perjuangan Pahlawan dengan Jaga Persatuan "Kita tidak bisa mencapai Indonesia Emas jika fondasi moral dan kebangsaannya rapuh. Empat Pilar ini adalah kompas. Di tengah kemajuan teknologi dan tantangan zaman, nilai-nilai luhur inilah yang memastikan kita tetap berpijak pada identitas asli Indonesia," ujar Rinto di hadapan ratusan peserta.
Peran Strategis Komisi XIII
Sebagai pimpinan di Komisi XIII yang membidangi isu Reformasi Regulasi hingga Hak Asasi Manusia, Rinto juga menggarisbawahi pentingnya harmonisasi aturan hukum dengan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, sosialisasi ini bertujuan untuk menyegarkan kembali pemahaman masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah.
"
Wonogiri memiliki potensi luar biasa. Dengan pemahaman kebangsaan yang kuat, masyarakat Baturetno dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah yang selaras dengan visi nasional," tegasnya.
Dalam sosialisasi ini, ada poin utamanya adalah: Pancasila sebagai dasar negara dan sumber dari segala sumber hukum, UUD 1945 sebagai konstitusi yang menjamin hak-hak warga negara, NKRI sebagi bentuk negara yang final dan tidak dapat diganggu gugat dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kerangka keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa.
Antusiasme Masyarakat Luar Biasa
Baca Juga: Satu Tahun Kepemimpinan Luthfi-Yasin: Diuji Bencana, Didorong Investasi, Kemiskinan Turun Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Salah satu tokoh masyarakat Baturetno menyampaikan apresiasinya atas kehadiran
Rinto Subekti yang konsisten turun ke bawah (turba) untuk memberikan edukasi politik dan kebangsaan.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan mulai dari lingkungan keluarga. (San).