digtara.com - Stabat - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH, menegaskan seluruh perangkat daerah harus mempercepat pelaksanaan program kerja dan memastikan setiap anggaran memberikan dampak nyata bagi masyarakat.Penegasan tersebut disampaikan Tiorita saat memimpin Rapat Percepatan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Jumat (7/8/2026).
Tiorita mengatakan, percepatan realisasi anggaran harus menjadi perhatian seluruh kepala perangkat daerah. Program yang telah direncanakan tidak boleh hanya berhenti pada administrasi dan perencanaan, tetapi harus segera diwujudkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Semua penekanan ini saya lakukan agar masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik hingga pelayanan kesehatan. Mari kita bersama fokus untuk mencapai target-target visi-misi Kabupaten Langkat 2026," tegas Tiorita.
Dalam rapat tersebut, Tiorita secara khusus meminta percepatan penyerapan dana TKD untuk penanganan bencana agar segera direalisasikan. Menurutnya, percepatan tersebut penting agar kebutuhan masyarakat terdampak bencana dapat segera ditangani dan manfaat anggaran benar-benar dirasakan di lapangan.
Selain percepatan TKD, rapat juga membahas evaluasi pelaksanaan program kerja semester I Tahun 2026 sebagai bahan penyusunan dan pelaksanaan P-APBD 2026. Tiorita meminta agar program yang dilaksanakan benar-benar diarahkan pada pencapaian target pembangunan daerah.
Ia menegaskan terdapat tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah, yakni penurunan angka kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka pengangguran.
Baca Juga: Tiorita Perkuat Sinergi Pelestarian Budaya Melayu Bersama Kesultanan Negeri Langkat
"Saya menekankan agar program kerja harus memiliki dampak kepada masyarakat, agar poin penting dan fokus utama kita seperti angka kemiskinan dan pengangguran angkanya bisa menurun," tegasnya.
Tiorita kemudian memberikan sejumlah penekanan kepada perangkat daerah sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Pada sektor pendidikan, Dinas Pendidikan diminta mengambil langkah konkret untuk memperkecil angka anak putus sekolah. Upaya tersebut harus dilakukan melalui program yang tepat sasaran sehingga semakin banyak anak Langkat dapat memperoleh akses pendidikan secara berkelanjutan.
Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan diminta meningkatkan kualitas pelayanan, mulai dari ketersediaan dan kesiapan tenaga kesehatan (nakes), kepastian jam pelayanan hingga ketersediaan obat bagi masyarakat.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) diminta segera melakukan pendataan serta melaporkan kondisi jalan rusak, baik kategori ringan, sedang maupun berat. Pendataan tersebut harus memperjelas status kewenangan jalan, apakah menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat, sehingga penanganannya dapat dilakukan secara tepat.
Selain itu,
Tiorita juga menyoroti sejumlah program strategis yang perlu segera mendapatkan kejelasan progres, di antaranya pembangunan Rumah Sakit Tipe B, Islamic Center, hunian tetap (huntap) serta rencana pembentukan Kantor Imigrasi di Kabupaten Langkat.
"Saya mau program ini segera dilaporkan, sejauh mana progresnya, lokasinya di mana dan kapan pelaksanaannya," tegas Tiorita.
Pada sektor perumahan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) diminta menjalankan komitmen pembangunan daerah melalui program pembangunan 1.000 unit rumah layak huni setiap tahun. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rapat percepatan tersebut diikuti seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat serta para camat se-Kabupaten Langkat. Turut hadir Sekda Langkat Amril, S.Sos., M.AP., serta Asisten I, Asisten II dan Asisten III Setdakab Langkat.
Melalui rapat tersebut, Tiorita meminta seluruh jajaran Pemkab Langkat meningkatkan koordinasi, mempercepat realisasi anggaran dan memastikan program pembangunan berjalan sesuai target. Ia menegaskan, keberhasilan program pemerintah tidak hanya diukur dari terserapnya anggaran, tetapi terutama dari seberapa besar manfaat yang diterima masyarakat.
Baca Juga: Plt. Bupati Tiorita Perkuat Sinergi dengan Kesultanan Langkat untuk Jaga Marwah Budaya Melayu "Mari kita bersama fokus untuk target-target visi-misi Kabupaten Langkat 2026 agar bisa tercapai," pungkasnya.