digtara.com - Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Nahdlatul Ulama Kota Semarang telah membuka pendaftaran bimbingan manasik bagi calon jemaah haji NU angkatan ke-21 tahun 2027."Alhamdulillah, Kota Semarang setiap tahun memberangkatkan jemaah haji. Kita juga siap membimbing dan membersngkatkan angkatan yang ke 21 yang akan datang," kata salah satu pembimbing haji KBIHU NU Kota Semaran, H. Jumarno saat dikonfirmasi seusai mengisi manasik umroh PT Alfazza Nabawi Tour & Travel di Masjid Agung Jawa Tengah, Sabtu (08/08/2026).
Ia menjelaskan, sejak berdiri pada tahun 2003, KBIHU NU Kota Semarang langsung memulai pembimbingan untuk pemberangkatan jemaah haji tahun 2004.
"Alhamdulillah setiap tahun sampai sekarang itu berarti sudah masuk yang ke-21 kali," ungkapnya.
Ia melanjutkan, kalau dihitung dari tahun 2004 sampai 2027 harusnya nanti masuk angkatan ke-23. Namun karena ada 2 tahun yang waktu itu haji tidak diberangkatkan karena pandemi Covid-19, yaitu tahun 2020 dan tahun 2021.
"Kemudian baru mulai lagi 2022 sampai sekarang. Alhamdulillah kemarin tahun 2026 ini kita ada 7 rombongan, sejumlah 253 orang, tahun 2025 ada 257 jemaah," paparnya.
.
Baca Juga: KBIHU Babussalam NU Temanggung Sukses Dampingi 580 Jemaah Haji 2026, Siap Sambut Pembinaan Haji 2027 Lebih Optimal
Peningkatan jemaah haji, lanjutnya, nampak konsisten pada angka diatas 200 sejak awal tahun 2012.
"Sebelumnya tahun 2008 itu sudah 94 jemaah kalau tidak salah, kemudian 2009 itu 106, terus naik turunnya disitu kemudian 2012 ke atas kita sudah mulai stabil 200-250 jemaah haji," urainya.
Direktur PT Al Fazza Nabawi Tour & Travel ini menyebut sudah ada sekitar 50 calon jemaah haji yang mendaftar di KBIHU NU Kota Semarang.
"Untuk pendaftaran calon jemaah bisa langsung datang ke kantor PCNU Kota Semarang yang berada di gedung PCNU Kota Semarang, Jalan Puspogiwang 1 nomor 47," ujarnya.
Jumarno menambahkan, para calon jemaah haji akan mendapatkan bimbingan atau mengaji dan manasik secara teori selama 25 kali yang dilaksanakan setiap hari Minggu pagi.
"Kemudian nanti di manasik itu kita bentuk juga untuk regu rombongannya. Regunya itu 10 orang, per rombongan 4 regu atau 40 orang. Nanti disitu juga kita sama-sama menunjuk untuk siapa ketua regu dan ketua rombongannya," jelasnya.
Untuk melanjutkan pembinaan rohani setelah pulang haji, lanjutnya, para haji masuk dalam Jam'iyyatul Hujjaj Nahdlatul Ulama (JHNU) atau persaudaraan haji NU yang rutin mengikuti pengajian 35 hari sekali atau selapanan Ahad Pahing.
"Untuk menjaga kemaburan haji, kita laksanakan juga pertemuan rutin, kita adakan kegiatan tersebut dalam sebuah pengajian setiap Ahad Pahing jam 7 sampai jam 9 pagi," pungkasnya. (San).
Baca Juga: BPIH 1448 H/2027 M Berpotensi Naik, Imbas Pemerintah Saudi Hapus Layanan Tipe D. Pemerintah komitmen Ringankan Beban Jemaah