digtara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang.
PSI menyalurkan bantuan air bersih gratis kepada warga di tiga kecamatan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (24/9/2026).
PSI menyalurkan total 45 tangki air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Bantuan tersebut menyasar masyarakat di Kecamatan Bringin, Kecamatan Sumowono, dan Kecamatan Bancak.
Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin PSI setiap kali kemarau panjang melanda sejumlah wilayah.
PSI menjalankan kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu masyarakat yang menghadapi krisis air bersih.
PSI Hadir di Tengah Masyarakat
Baca Juga: Sertifikasi Pembimbing Haji 2026, Dekan FDK UIN Walisongo Tekankan Kompetensi Hadapi Jamaah Beragam dan Regulasi Saudi
Ketua Bidang Kaderisasi DPP PSI, H Eko Harpono, mengatakan PSI ingin membangun kesadaran kader dan pengurus untuk terus mengabdi kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah gerakan untuk meningkatkan kesadaran dalam mengabdi ke masyarakat yang membutuhkan. Untuk itu partai PSI hadir di tengah masyarakat," ungkap Eko.
Menurut Eko, distribusi air bersih tersebut juga menjadi bentuk respons langsung terhadap kebutuhan warga selama musim kemarau.
PSI berharap bantuan itu dapat mengurangi beban masyarakat yang harus memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.
"Total 45 tangki air bersih yang kami salurkan di tiga kecamatan. Harapannya, semoga dapat meringankan beban masyarakat yang mengalami dampak kemarau dan krisis air bersih. Tidak perlu lagi beli air untuk kebutuhan," lanjut Eko.
Warga Kesulitan Air Bersih Hampir Tiga Bulan
Salah seorang warga Dukuh Ngentak, Desa Plumutan, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Sunaryo, mengaku bersyukur menerima bantuan air bersih dari PSI.
Sunaryo mengatakan warga di wilayahnya sudah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama hampir tiga bulan.
Kondisi tersebut membuat warga harus mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Sudah hampir tiga bulan kami kesulitan air bersih. Warga desa juga susah karena jarak ke sungai cukup jauh," ujar Sunaryo.
Baca Juga: Dompet Dhuafa Jateng Gelar Roadshow Sekolah Siaga Bencana, Sasar Pelajar di Sejumlah Wilayah Bantuan 45 tangki air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama kemarau panjang.
Distribusi air juga menjadi langkah cepat untuk meringankan masyarakat yang menghadapi keterbatasan sumber air. (San).
[