digtara.com - Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Kabupaten Rembang menggelar bimbingan manasik bagi jemaah calon haji tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi.
Program yang berlangsung pada 11 Oktober hingga 6 Desember 2026 ini memberikan bimbingan secara gratis, dilengkapi pendampingan pengurusan paspor hingga fasilitas pengantaran koper langsung ke rumah jemaah.
Pembukaan bimbingan manasik dilaksanakan pada Minggu (11/10/2026) di Gedung IPHI Rembang dan dibuka langsung Ketua PD IPHI Kabupaten Rembang, KH Abdul Hafidz, S.Pd.I. Program tersebut dirancang untuk mempersiapkan jemaah menghadapi rangkaian ibadah haji, baik dari sisi pemahaman agama, kesehatan, maupun kesiapan fisik dan mental.
Selama hampir dua bulan, jemaah akan mengikuti sembilan kali pertemuan teori dan dua kali praktik manasik. Materi yang diberikan meliputi pembekalan umum, tata cara ibadah haji dan umrah, ibadah sehari-hari, kesehatan, fikih perempuan dan lansia, serta akhlak jemaah dan pengenalan budaya Arab.
Bimbingan melibatkan para kiai, nyai, tenaga kesehatan profesional, serta pembimbing yang telah memiliki sertifikat dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
Praktik Manasik di Dua Lokasi
Baca Juga: Sertifikasi PIHU UIN Walisongo, Pembimbing Haji Diminta Pastikan Ibadah Jemaah Sah
Salah satu keunggulan program manasik IPHI Rembang tahun ini adalah penambahan lokasi praktik. Selain praktik di Firdaus Fatimah Zahra, Semarang, jemaah juga akan mengikuti praktik manasik di SMK Arrohmaniyah, Pamotan, Kabupaten Rembang.
Ketua PD IPHI Kabupaten Rembang, KH Abdul Hafidz, mengatakan, penambahan praktik tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memberikan pembekalan yang lebih optimal kepada jemaah calon haji.
Menurut dia, seluruh fasilitas tambahan untuk praktik di SMK Arrohmaniyah ditanggung secara pribadi oleh Ketua PD IPHI Rembang.
"Praktik manasik ditambah sekali, yaitu di SMK Arrohmaniyah Pamotan. Semua fasilitasnya ditanggung Ketua PD IPHI Rembang," ujarnya.
Ia berharap tambahan praktik tersebut membuat jemaah semakin memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Manasik Gratis dengan Beragam Fasilitas
Tidak hanya memberikan bimbingan tanpa biaya, IPHI Rembang juga membantu jemaah dalam sejumlah tahapan persiapan keberangkatan.
Fasilitas tersebut antara lain pendampingan pengurusan paspor, pengawalan proses pemeriksaan kesehatan, serta pendampingan dalam persiapan manasik yang berkaitan dengan tahapan penyelenggaraan ibadah haji dari Kemenhaj.
IPHI Rembang juga memberikan kemudahan dalam urusan koper. Koper jemaah akan diambil langsung dari rumah dan setelah proses yang diperlukan akan diantarkan kembali hingga ke depan rumah.
KH Abdul Hafidz menyebut berbagai kemudahan itu sebagai bentuk pelayanan dan pengabdian kepada jemaah calon haji.
Baca Juga: Haji 2027, Jateng Dapat Kuota 34.122 Jemaah, 1.716 Masuk Prioritas Lansia Ia bahkan berseloroh bahwa program IPHI Rembang bisa membuat kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU) lain merasa iri karena jemaah memperoleh bimbingan gratis dengan fasilitas yang beragam.
"KBIHU lain pada iri sama IPHI, karena gratis, tetapi ternyata juga bisa memberikan fasilitas macam-macam," katanya.
Ajak Jemaah Memperbanyak Doa
Dalam sambutannya, KH Abdul Hafidz juga mengingatkan jemaah agar bersyukur karena mendapat kesempatan memenuhi panggilan Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji.
Ia mengajak jemaah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbanyak doa dan memohon kebaikan kepada Allah SWT.
"Njenengan semua matur kepada Allah SWT. Kulo sampun memenuhi panggilan Panjenengan, Gusti. Labbaik Allahumma labbaik. Terus Gusti Allah dangu, kono njaluk opo? Nah, ini kesempatan nyuwun sebanyak-banyaknya," tuturnya.
Pesan tersebut mengandung harapan agar jemaah tidak hanya mempersiapkan perjalanan secara administratif dan fisik, tetapi juga memperkuat kesiapan spiritual sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Pada kesempatan itu, KH Abdul Hafidz turut meminta doa dari para jemaah untuk seluruh pengurus IPHI Rembang agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas pelayanan.
Ia menyampaikan bahwa pengurus telah ikut membantu dan mendampingi berbagai proses persiapan jemaah, mulai dari pengurusan paspor, pemeriksaan kesehatan, hingga persiapan mengikuti manasik.
Melalui program ini, PD IPHI Kabupaten Rembang berharap jemaah calon haji 2027 dapat mengikuti seluruh rangkaian pembekalan dengan baik sehingga lebih siap menjalankan ibadah haji secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan syariat. (San).
Baca Juga: Haji 2027, Kemenhaj Jateng Minta Petugas Siapkan Mitigasi Risiko Sejak Dini