Sandera Truk Molen, Mahasiswa Protes Jalan Rusak

- Senin, 18 Januari 2021 10:16 WIB

digtara.com -Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Indonesia menggelar aksi di Jalan Willem Iskander, tepatnya di persimpangan Jalan Slamet Ketaren Medan Estate, Senin (18/1/2021). Aksi mahasiswa ini memprotes rusaknya infrastruktur jalan diakibatkan truk lebihi tonase yang setiap saat melintas di jalan kawasan kampus itu. Mahasiswa Protes Jalan Rusak

Dalam aksinya mahasiswa menyandera truk molen milik PT KPPN/Semen Merah Putih yang melintas. Truk itu tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan, dan dihentikan di badan jalan. Akibatnya arus lalulintas sedikit mengalami gangguan.

Koordinator lapangan Jaringan Mahasiswa Indonesia, Rey Anggara Siregar, dalam orasinya mengatakan, jalan yang menuju kawasan kampus kerap rusak parah. Fasilitas yang dibangun oleh Pemkab Deliserdang hanya bertahan beberapa bulan saja. Kondisi jalan hancur karena setiap hari dilintasi truk melebihi tonase.

“Mahasiswa dan masyarakat umum selalu terjebak dalam lobang yang menganga di jalan. Belum lagi saat hujan, kondisi jalan bagai lautan,” ujar Anggara.

Mahasiswa menilai, kawasan Medan Estate sebagai kawasan pendidikan kini situasinya tidak jauh berbeda dengan kawasan industri. Suasana akademis terganggu dengan hadirnya beberapa industri dan pergudangan.

Baca: Longsor Timbun Jalan di Desa Harapan Baru Langkat

“Kawasan ini sudah seperti kawasan industri yang banyak debu dan lalu lalangngya truk bertonase tinggi,” kata Siregar.

Karenanya mahasiswa meminta kepada Sat Lantas Polrestabes Medan agar melakukan razia rutin pada truk dan mobil yang melebihi tonase di wilayah Medan Estate.

Meminta Pemerintah Deliserdang agar mencabut izin serta menutup perusahaan semen Merah Putih, dan perusahaan lainnya di wilayah Medan Estate yang keberadaanya meresahkan masyarakat, serta menjadi ancaman bagi mahasiswa.

Aksi yang mendapat pengamanan dari petugas kepolisian ini, membuat masyarakat putar arah karena dikira ada razia surat-surat kendaraan.

Setelah menyampaikan orasinya mahasiswa membubarkan diri dan “melepas” truk molen yang disandera untuk melanjutkan perjalanan.

 

Sandera Truk Molen, Mahasiswa Protes Jalan Rusak

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Mahasiswa di Manggarai-NTT Todong Sajam dan Gasak Barang Dalam Kios

Berita

Menjaga Marwah Mahasiswa: PKC PMII DKI Jakarta Soroti Pentingnya Adab dalam Demokrasi

Berita

Tiga Mahasiswa di Kupang Diamankan Polisi Pasca Aniaya Rekannya

Berita

Dosen dan Mahasiswa Undana Dilarang Bertemu di Rumah

Berita

Unjukrasa di Kantor Gubernur dan Polda Sumut, BEM SI Desak Robohkan Diskotek Blue Night

Berita

Demo Mahasiswa di Kupang Tolak KUHP Baru dan Pilkada Tak Langsung