USU Komitmen Menambah Jumlah Reviewer Bersertifikat dan Reviewer Independen

- Selasa, 22 Oktober 2019 07:11 WIB

digtara.com | MEDAN – Untuk meningkatkan jumlah reviewer penelitian yang dimilikinya, Universitas Sumatera Utara bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta LSP Quantum HRM Internasional LSP-008-IDN, belum lama ini menggelar Pelatihan Reviewer Penelitian Perguruan Tinggi, yang berlangsung selama 5 hari di Adimulia Hotel Medan.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Lembaga Penelitian USU, Prof Dr Erman Munir itu diikuti oleh 76 calon-calon reviewer dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, di mana 37 di antaranya berasal dari USU. Prof Erman mengatakan, selama pelatihan 76 reviewer itu akan memperoleh pengetahuan/bekal untuk menjadi reviewer internal pada perguruan tinggi masing-masing.

“Saya berharap agar seluruh reviewer dapat mengikuti pelatihan dengan serius sehingga bisa mendapatkan sertifikat sesuai dengan harapan dari Dikti sebagai pihak yang berwenang untuk memberikan sertifikat,” kata Prof Erman.

Lebih lanjut ia mengatakan, Kebijakan Ristekdikti yang telah diputuskan melalui Peraturan Menteri Ristekdikti RI No.20 tahun 20018 menyebutkan keharusan bagi setiap perguruan tinggi agar reviewernya memiliki sertifikat. Reviewer Keluaran Penelitian adalah seseorang atau sekelompok orang yang memiliki kompetensi yang ditetapkan oleh penyelenggara Penelitian untuk menilai kelayakan proses penelitian, hasil penelitian, dan keluaran penelitian.

Untuk itu, Universitas Sumatera Utara telah berkomitmen untuk menambah jumlah reviewer bersertifikat dan jumlah reviewer independen. Karena dengan semakin banyak jumlah reviewer yang dimiliki maka Lembaga Penelitian pun akan memiliki semakin banyak pilihan untuk memeriksa hasil penelitian para dosen, tanpa terkendala oleh kesibukan para reviewernya.

“Pelatihan ini juga untuk menambah pemahaman para reviewer, mengingat seluruh reviewer harus memiliki visi yang sama dalam memberikan penilaian penelitian. Dengan kesamaan visi tersebut, maka kualitas hasil penelitian pun akan dapat terus ditingkatkan dan dipertanggungjawabkan. Jika sudah terjadi peningkatan kualitas, maka peningkatan kuantitas proposal penelitian juga tidak akan disangsikan lagi,” papar Prof Erman.

Pelatihan yang juga menghadirkan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Ristekdikti Dr. Muhammad Dimyati sebagai salah seorang pemateri, ditutup pada hari Jum’at (18/9/2019) oleh Wakil Rektor III Drs Mahyuddin KM Nasution, MIT, Ph D.


Tag:
USU

Berita Terkait

Berita

Korban Keracunan MBG Agnesia dan Febiona Dipulangkan dari RSCM, Gibran Sampaikan Pesan

Berita

Satu Warga Sumba Tengah Jadi Korban Saat Aksi Massa di Mapolres Sumba Barat, Kapolres Sumba Tengah dan Pemda Melayat ke Rumah Duka

Berita

Kunjungi Pengungsi di Maumere, Ketua PMI Jusuf Kalla Ingatkan Soal Rehabilitasi dan Rekonstruksi Kehidupan Masyarakat

Berita

Mantan Wapres Jusuf Kalla Keliling Flores Pantau Korban Gempa Bumi

Berita

Ada Gempa Susulan, Pasien RSUD Komodo Manggarai Barat Panik dan Minta Menginap di Tenda

Berita

Menhaj Minta PIHK Jangan Janjikan Berangkat Sebelum Visa Terbit