April, Sumut Masih Berpeluang Cetak Inflasi

Redaksi - Jumat, 26 April 2019 05:09 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201904/inflasi_02100_20151002_134419.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | MEDAN – Tren perkembangan harga selama bulan April ini, Sumut masih berpeluang mencetak laju tekanan inflasi. Sejumlah harga kebutuhan pokok masih mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Demikian dikatakan Pengamat Ekonomi Sumut, Gumawan Benyamin kepada digtara.com hari ini.

“Salah satu komoditasnya adalah bawang putih dimana harganya mengalami kenaikan yang sangat tajam. Jika membandingkan kenaikan harga bawang putih dengan bulan lalu, maka harganya sudah mengalami lonjakan 100%.

Di pertengahan bulan lalu harga bawang putih itu sekitar 24 ribu per kg. Sementara saat ini harganya meroket menjadi 48 hingga 50 ribu per kg nya. Kalau membandingkan harga bawang putih pertengahan bulan kemarin dan pertengahan bulan ini, harga bawang putih naik sekitar 30% harganya. Jadi kalau ditarik data dalam kurun waktu 1 hingga 1.5 bulan terakhir, maka terjadi kenaikan harga bawang putih berkisar 30% hingga 100%.

“Saya sangat yakin bawang putih akan menyumbangkan inflasi yang sangat signifikan. Terlebih lagi jika terjadi tekanan lanjutan pada bawang putih di pekan terkahir april ini. Dan masuk dalam perhitungan laju tekanan inflasi. Selain bawang putih, ada daging ayam yang juga berpeluang menyumbang inflasi. Daging ayam jika merujuk kepada hari ini harganya sudah menjadi 30 ribu per Kg. Naik dibandingkan pertengahan bulan lalu sekitar 28 ribu,” katanya.

Dia menjelaskan tetapi harga daging ayam pertengahan bulan ini masih lebih rendah dibandingkan dengan harga pertengahan bulan lau. Dimana di tengah bulan april harga daging ayam berkisar 26 ribu per Kg. Sementara itu, harga bawang merah mengalami tren penurunan harga selama sebulan terkahir. Di pertengahan bulan kemarin harganya 34 ribu per kg, terus mengalami penurunan di pertengahan bulan ini di 32 ribu per kg dan menjadi 30 ribu per kg saat ini.

“Jadi bawang merah sangat potensial menyumbang deflasi. Sementara bawang merah peluangnya masih sama besar untuk menyumbang inflasi atau deflasi. Selain itu terjadi kenaikan pada harga beras selama bulan april ini. Kenaikannya rata-rata mencapai 300 per Kg,” ungkapnya.

Dia menambahkan Hanya saja saya tidak yakin harga beras ini akan dimasukan dalam penyumbang inflasi. Karena 3 bulan sebelumnya harga beras justru mengalami keterpurukan yang juga tidak dimasukkan dalam hitung-hitungan deflasi. Selain bawang putih yang secara konsisten naik, cabe merah juga mengalami kenaikan yang cukup besar.[win]

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Hindari Ancaman Inflasi Jelang Nataru, Sarif Kakung Minta Pemda Fokus Waspadai Harga Pangan

Ekonomi

IHSG Masih Menguat ke Level 7.100 pada Rabu, Tapi Waspada Potensi Koreksi

Ekonomi

Kemendagri Soroti 214 Pemda Tidak Berupaya Menangani Inflasi, Langkat tidak Termasuk

Ekonomi

Antisipasi Inflasi Jelang Ramadhan, Faisal Hasrimy Gelar Gerakan Pasar Murah di Kecamatan Sei Lepan

Ekonomi

Kendalikan Laju Inflasi, Pemko Binjai Gelar Pasar Murah

Ekonomi

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat