Digtara.com | JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2020 adalah 5,6%.
Proyeksi tersebut ia sampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia dalam rapat paripurna.
Usulan ini mempertimbangkan berbagai potensi dan risiko yang akan dihadapi Indonesia tahun depan. Pertimbangan risiko tersebut, lanjutnya, dengan memperhatikan kondisi ekonomi global yang diperkirakan terus berlanjut.
Pada tahun ini saja, dinamika global berubah secara cepat dengan adanya eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang meningkat tajam. Kondisi ini menimbulkan kenaikan risiko pada pertumbuhan ekonomi global dan pelemahan perdagangan internasional.