Hari Ini, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Redaksi - Rabu, 12 Juni 2019 01:09 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201906/pertamina-melakukan-pengeboran-minyak-ilustrasi.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Digtara.com | JAKARTA – Investor mempertimbangkan permintaan global yang lebih lemah terhadap kemungkinan perpanjangan kesepakatan pemangkasan produksi. Harga minyak dunia sedikit berubah pada akhir perdagangan 11 Juni 2019.

Di mana patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli hanya menambahkan USD0,01 menjadi USD53,27 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus ditutup datar pada USD62,29 per barel di London ICE Futures Exchange.

Laporan menyebutkan para investor telah khawatir selama beberapa waktu bahwa perlambatan ekonomi global akan mengurangi permintaan minyak mentah, dilansir dari Antaranews.

Badan Informasi Energi AS (EIA) memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia 2019 sebesar 0,2 juta barel per hari (bph) menjadi 1,2 juta barel per hari dalam prospek energi jangka pendeknya yang dirilis pada Selasa (11/6/2019).

Laporan itu mengatakan pemerintah EIA mengurangi perkiraan harga minyak mentah 2019 untuk minyak Brent menjadi USD67 per barel, yang lebih rendah USD3 dari perkiraan Mei.

“Perkiraan harga 2019 yang lebih rendah sebagian besar mencerminkan penurunan harga minyak mentah global baru-baru ini, serta ketidakpastian tentang pertumbuhan permintaan minyak global,” kata laporan itu.

Sementara meredupnya prospek permintaan membebani harga minyak, harapan bahwa pengekspor minyak utama dunia dekat dengan memperpanjang kesepakatan pengurangan produksi mendukung harga minyak mentah.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan beberapa pengekspor minyak non-anggota termasuk Rusia, telah menahan pasokan sejak awal tahun untuk menyeimbangkan pasokan dan permintaan, dan mendukung harga minyak.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Ekonomi

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Ekonomi

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Ekonomi

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Ekonomi

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Ekonomi

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo