digtara.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (30/10/2025) ditutup menguat sebesar 0,22% atau naik 17,84 poin ke level 8.184,06.
Sepanjang perdagangan hari itu,
IHSG bergerak di antara level terendah 8.145,60 dan tertinggi 8.231,88.
Sebanyak 346 saham menguat, 308 saham melemah, dan 158 saham stagnan, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp14.957 triliun.
Saham berkapitalisasi jumbo yang menguat dipimpin oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) naik 6,14% ke Rp86.400 per saham, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) naik 3,23% ke Rp4.800, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang naik 0,51% ke Rp3.910 per saham.
Baca Juga: Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini Kamis 30 Oktober 2025 Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) juga menguat signifikan 6,10% ke Rp870 per saham.
Sementara itu, saham yang mengalami penurunan yaitu PT Astra International Tbk. (ASSI) turun 3,09% ke Rp6.275, dan PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) turun 2,84% ke Rp258.000 per saham.
Saham top gainers lainnya termasuk PT Dwi Guna Laksana Tbk. (DWGL) naik 25% ke Rp370 dan PT Indonesia Tobacco Tbk. (ITIC) naik 24,74% ke Rp474 per saham. Di sisi lain, saham top losers ditempati PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk. (TOOL) turun 11,76% dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (WAPO) turun 10,33%.
MNC Sekuritas mencatat penguatan
IHSG disertai dengan volume pembelian yang meningkat dan indeks mampu bertahan di atas MA20.
Mereka memproyeksikan IHSG saat ini berada dalam awal wave (iii) dari wave [iii], dengan area penguatan terdekat pada kisaran 8.268-8.354.
Support IHSG terletak di level 8.042 dan 7.967, sedangkan resistance di level 8.269 dan 8.365.
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 29 Oktober 2025 Rekomendasi saham MNC Sekuritas untuk hari ini, 31 Oktober 2025, antara lain:
SahamStrategiBuy RangeTarget HargaStoploss ADMRBuy on Weakness1.420 - 1.4451.555, 1.640< 1.400 ANTMSpec Buy3.060 - 3.1203.370, 3.580< 3.020 DEWABuy on Weakness302 - 316344, 360< 286 ERAABuy on Weakness404 - 418442, 470< 394 Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.