digtara.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat terbatas pada perdagangan Senin (8/12/2025). Pada penutupan Jumat (5/12/2025), IHSG turun tipis 0,09% ke level 8.632,76.
Analis Teknikal
BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, memprediksi
IHSG akan bergerak dalam rentang support 8.595–8.610 dan resistance 8.650–8.700.
Menurut Reza, selama IHSG mampu bertahan di atas area support tersebut, peluang untuk melanjutkan penguatan menuju kisaran resistance masih terbuka. Namun, investor perlu mengantisipasi potensi profit taking mengingat indeks berada dekat area puncak.
Ia menilai peluang penguatan pada awal pekan masih cukup dominan, ditopang ekspektasi rilis data ekonomi domestik serta stabilnya sentimen global.
Baca Juga: IHSG Berpeluang Tembus Rekor Tertinggi, Ini 5 Saham Cuan Rekomendasi Analis Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas
WIFI
Buy area: Rp3.600–Rp3.800Target: Rp3.950–Rp4.200
COIN
Buy area: Rp3.700–Rp3.800Target: Rp4.120–Rp4.500ASII
Buy area: Rp6.600–Rp6.700Target: Rp7.000–Rp7.125Sementara itu, Head of Research Retail MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG juga berpeluang menguat terbatas dengan support di 8.611 dan resistance di 8.660.
Baca Juga: IHSG Diramal Naik, Analis Rekomendasikan Saham ISAT, JPFA, MBMA hingga ASII Herditya menyebut arah pergerakan
IHSG akan dipengaruhi dinamika nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, pergerakan harga emas dunia, serta rilis data makroekonomi China pada awal pekan.
"Risiko volatilitas tetap perlu dicermati, terutama jika rupiah dan harga komoditas melemah di awal pekan," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelaku pasar juga menanti hasil FOMC Meeting, yang menjadi salah satu fokus utama investor global.
Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas
ERAA
Baca Juga: Rekomendasi Saham Hari Ini 3 Desember 2025: ADRO, IMPC, PANI, WIFI hingga AVIA
Buy area: Rp438–Rp448
INTPBuy area: Rp7.050–Rp7.325PGEO
Buy area: Rp1.310–Rp1.415