digtara.com - Rekomendasi saham dan pergerakan IHSG hari ini Kamis 18 Desember 2025 menjadi perhatian pelaku pasar. Sejumlah analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan masih rawan koreksi, seiring tekanan jual yang belum sepenuhnya mereda di pasar saham domestik.
Berdasarkan data RTI Infokom,
IHSG ditutup melemah 0,11% atau turun 9,13 poin ke level 8.677,34 pada perdagangan Rabu (17/12/2025). Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak pada rentang 8.660,75 hingga 8.729,47.
Aktivitas transaksi pasar saham tercatat cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 51,92 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp37,69 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 409 saham menguat, 291 saham melemah, dan 258 saham stagnan. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat sebesar Rp15.949 triliun.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar tercatat menjadi penekan utama laju IHSG. Saham Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) ditutup turun 1,50% ke level Rp6.550. Saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah 0,62% ke Rp8.025, sementara Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turun 0,68% ke Rp4.370.
Baca Juga: IHSG Rawan Koreksi Hari Ini Rabu 17 Desember 2025, Ini Rekomendasi Saham Analis Tekanan juga datang dari saham Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang melemah 0,77% ke Rp9.725, Barito Pacific Tbk (BRPT) yang terkoreksi 3,57% ke Rp3.510, serta Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) yang turun 0,54% ke Rp1.830.
Selain itu, saham Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) ditutup turun 3,72% ke Rp2.330, sementara Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melemah 0,65% ke level Rp106.300.
Tekanan jual juga terlihat pada saham Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang turun 0,57% ke Rp3.500. Sementara itu, saham Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melemah 1,74% ke Rp7.050.
Di sisi lain, sejumlah saham justru mencatatkan penguatan. Saham Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 1,63% ke Rp3.750. Saham Bayan Resources Tbk (BYAN) menguat 0,89% ke Rp16.975. Adapun saham Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ditutup melemah 0,50% ke Rp5.025.
Dari sisi teknikal, Tim Analis
MNC Sekuritas menilai pergerakan
IHSG masih didominasi tekanan jual, meskipun intensitasnya mulai berkurang.
Secara teknikal,
IHSG dinilai berada pada bagian wave [iv] dari wave 5, sehingga berpeluang terkoreksi lebih dahulu untuk menguji area 8.464 hingga 8.560 sekaligus menutup celah gap tipis.
Dalam skenario terburuk, IHSG diperkirakan telah menyelesaikan wave (1) dan berpotensi mengalami koreksi lebih dalam menuju area 8.000-an.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan bergerak dengan area support di level 8.553 dan 8.493, sementara area resistance berada di kisaran 8.714 dan 8.821.
Baca Juga: IHSG Rawan Koreksi Hari Ini Rabu 17 Desember 2025, Ini Rekomendasi Saham Analis