digtara.com - Sejumlah analis memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melanjutkan koreksi. Investor disarankan mencermati area support penting serta rekomendasi saham unggulan pada perdagangan Jumat, 19 Desember 2025.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, pada perdagangan Kamis, 18 Desember 2025, IHSG ditutup melemah 0,68% ke level 8.618,19. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 8.730,71 hingga 8.618,19. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, tercatat 266 saham menguat, 431 saham melemah, dan 261 saham stagnan.
Pelemahan IHSG dipicu tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Penurunan terdalam dialami PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang terkoreksi 6,11%. Selanjutnya, PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) melemah 5,83% dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) turun 4,29%.
Tekanan jual juga terjadi pada saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang terkoreksi 2,83%, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) turun 2,56%, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) melemah 2,56%, serta PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) yang turun 2,06%.
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 18 Desember 2025 Rawan Koreksi Di sisi lain, saham perbankan berkapitalisasi besar justru mencatatkan penguatan. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) naik 2,49%, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menguat 1,87%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) naik 0,80%, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menguat 0,23%.
Penguatan juga terlihat pada saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) yang naik 0,30% serta PT Bank Permata Tbk. (BNLI) yang menguat 2,23%.
Tim Analis MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam bagian wave [iv] dari wave 5 pada skenario teknikal utama. Kondisi tersebut membuat IHSG rawan mengalami koreksi lanjutan dalam jangka pendek.
IHSG diperkirakan berpotensi terkoreksi untuk menguji area 8.464 hingga 8.560 sekaligus menutup area gap tipis. Dalam skenario terburuk,
IHSG disebut telah menyelesaikan wave (1) dan berpotensi mengalami koreksi lebih dalam menuju area 8.000-an.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan bergerak pada level support di 8.553 dan 8.493, dengan resistance di kisaran 8.714 dan 8.821.
Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness untuk saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF). Sementara itu, strategi speculative buy direkomendasikan untuk saham PT Sentul City Tbk. (BKSL) dan PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA).
Disclaimer: berita ini disajikan untuk tujuan informasi dan bukan merupakan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Media tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang timbul dari keputusan investasi tersebut.
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 18 Desember 2025 Rawan Koreksi