digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan bergerak fluktuatif dan ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Senin 22 Desember 2025. Rupiah diproyeksikan berada di kisaran Rp16.750 hingga Rp16.780 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada penutupan perdagangan Jumat 19 Desember 2025 melemah 0,16% ke level Rp16.723 per
dolar AS. Pada saat yang sama, indeks
dolar AS (DXY) menguat 0,22% ke posisi 98,63.
Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan
Direktur Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan penguatan dolar AS dalam sepekan terakhir dipicu oleh rilis indeks harga konsumen (CPI) inti Amerika Serikat periode November 2025 yang turun ke level terendah sejak awal 2021.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 19 Desember 2025, Dolar AS Fluktuatif di Tengah Sentimen Global Meski inflasi inti melandai, pelaku pasar masih bersikap hati-hati. Penutupan sebagian pemerintahan AS selama 43 hari dinilai berpotensi mendistorsi keakuratan data ekonomi yang dirilis.
Selain itu, data pasar tenaga kerja AS yang masih solid membuat pasar meragukan kemungkinan pemangkasan suku bunga The Federal Reserve dalam waktu dekat, meskipun tekanan inflasi mulai mereda.
Sentimen Geopolitik dan Fiskal Tekan Rupiah
Dari sisi geopolitik, pasar turut mencermati pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut pembicaraan untuk mengakhiri konflik Ukraina hampir mencapai titik terang, menjelang pertemuan antara pejabat AS dan Rusia.
Sementara dari dalam negeri, Bank Dunia memberikan peringatan terkait kondisi fiskal Indonesia dalam jangka menengah. Bank Dunia memproyeksikan defisit APBN Indonesia berpotensi melebar hingga mendekati 3% terhadap PDB pada 2027, seiring dengan penurunan rasio pendapatan negara dan meningkatnya beban utang.
Ibrahim menilai defisit fiskal Indonesia terhadap PDB diperkirakan mencapai 2,9% pada 2027, lebih tinggi dibandingkan realisasi defisit Oktober 2025 sebesar 2,0%, serta target defisit APBN 2026 yang berada di level 2,7%.
Baca Juga: Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini 18 Desember 2025 Bergerak Fluktuatif, Cenderung Melemah "Konsekuensi dari melemahnya pendapatan negara dan defisit yang melebar adalah meningkatnya rasio utang pemerintah," ujar Ibrahim, Senin (21/12/2025).
Proyeksi Rupiah Hari Ini
Dengan kombinasi sentimen global dan domestik tersebut, Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah hari ini, Senin 22 Desember 2025, akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan ditutup melemah di kisaran Rp16.750–Rp16.780 per dolar AS.