digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Senin, 5 Januari 2026 diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Rupiah diproyeksikan berada di kisaran Rp16.720 hingga Rp16.750 per dolar AS.
Mengutip data Bloomberg pada penutupan perdagangan Jumat (2/1/2026), rupiah tercatat melemah 38 poin atau 0,23 persen ke level Rp16.725 per
dolar AS. Pada saat yang sama, indeks
dolar AS (DXY) menguat tipis 0,03 persen ke posisi 98,35.
Pergerakan Mata Uang Asia Bervariasi
Di kawasan Asia, pergerakan mata uang terhadap dolar AS ditutup bervariasi. Yen Jepang terdepresiasi 0,06 persen, sementara won Korea Selatan melemah 0,02 persen.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 2 Januari 2026, Diproyeksi Melemah di Awal Tahun Adapun ringgit Malaysia dan baht Thailand masing-masing terkoreksi 0,05 persen dan 0,59 persen terhadap
dolar AS. Kondisi ini mencerminkan tekanan global yang masih membayangi mata uang negara berkembang.
Sentimen The Fed dan Ketegangan Global Tekan Rupiah
Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus pengamat ekonomi, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa penguatan dolar AS didorong oleh risalah rapat FOMC Desember yang menunjukkan perbedaan pandangan di internal bank sentral Amerika Serikat.
"Sebagian pejabat The Fed menilai suku bunga perlu dipertahankan setelah tiga kali pemangkasan tahun lalu, sementara kelompok lainnya masih membuka peluang penurunan suku bunga lanjutan jika inflasi terus melandai," ujar Ibrahim.
Selain faktor kebijakan moneter, dolar AS juga mendapat dukungan dari meningkatnya ketegangan geopolitik global.
Konflik Rusia–Ukraina Masih Berlanjut
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa 30 Desember 2025, Rupiah Masih Tertekan Di Eropa Timur, konflik antara Rusia dan Ukraina masih berlangsung meskipun terdapat upaya mediasi dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Sementara itu, di Amerika Latin, pemerintah AS baru saja menjatuhkan sanksi tambahan terhadap sektor minyak Venezuela, yang menambah ketidakpastian pasar.
Situasi geopolitik di Timur Tengah juga memburuk setelah Iran menyatakan kemungkinan terjadinya perang skala penuh dengan Amerika Serikat dan sekutunya.
Proyeksi Perdagangan Rupiah Hari Ini
Ibrahim memperkirakan tekanan eksternal tersebut masih akan memengaruhi pergerakan rupiah pada awal pekan.
"Untuk perdagangan Senin, 5 Januari 2026, nilai tukar rupiah diprediksi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada kisaran Rp16.720 hingga Rp16.750 per dolar AS," tutupnya.