digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini, Jumat 23 Januari 2026. Rupiah berpotensi ditutup di kisaran Rp16.930 hingga Rp16.950 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Kamis 22 Januari 2026 rupiah ditutup menguat 0,26 persen atau 44 basis poin ke level Rp16.936 per
dolar AS. Pada saat yang sama, indeks
dolar AS tercatat melemah 0,08 persen ke posisi 98,56.
Sentimen Global dan Domestik Mempengaruhi Rupiah
Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah terjadi di tengah sentimen risk on global yang dipicu oleh harapan pembicaraan terkait isu Greenland. Meski demikian, ia menilai potensi penguatan lanjutan rupiah cenderung terbatas.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 20 Januari 2026, Tertekan Isu Fiskal dan Sentimen Global Sentimen negatif dari dalam negeri masih membayangi pergerakan rupiah, terutama terkait isu independensi Bank Indonesia serta kondisi defisit fiskal. Faktor-faktor tersebut dinilai dapat menahan laju penguatan mata uang Garuda.
Selain itu, pelaku pasar juga menantikan rilis revisi final Produk Domestik Bruto Amerika Serikat serta data inflasi Personal Consumption Expenditures atau PCE AS yang dijadwalkan dirilis Kamis malam waktu setempat.
Pandangan Analis soal Pergerakan Rupiah
Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menyebutkan sentimen global terhadap rupiah saat ini turut dipengaruhi oleh kekhawatiran Eropa atas sikap keras dan potensi ancaman perdagangan dari Washington terkait isu Greenland.
Dari sisi domestik, sentimen datang dari keputusan Bank Indonesia yang menahan suku bunga acuan BI Rate di level 4,75 persen pada Desember 2025. Sementara itu, suku bunga deposit facility tetap di level 3,75 persen dan lending facility berada di 5,5 persen.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Kamis 15 Januari 2026, Berisiko Melemah ke Rp16.890 per Dolar AS
Kebijakan tersebut dinilai konsisten dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global, sekaligus memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter dan makroprudensial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Proyeksi Rupiah Hari IniDengan mempertimbangkan berbagai sentimen global dan domestik, Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Jumat 23 Januari 2026, akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di rentang Rp16.930 hingga Rp16.950 per dolar AS.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 20 Januari 2026, Tertekan Isu Fiskal dan Sentimen Global