digtara.com -Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berisiko melanjutkan koreksi pada perdagangan akhir pekan, Jumat 23 Januari 2026. IHSG diperkirakan bergerak di area 8.988 hingga 8.956 setelah kembali berada di zona merah pada perdagangan sebelumnya.
Meski demikian, sejumlah saham pilihan masih masuk radar rekomendasi analis dan dinilai memiliki peluang teknikal menarik untuk dicermati investor.
IHSG Ditutup Melemah, Tekanan Jual Masih Dominan
Tim analis MNC Sekuritas mencatat IHSG pada perdagangan Kamis 22 Januari 2026 ditutup turun 0,20 persen ke level 8.992. Tekanan jual masih mendominasi pergerakan indeks, sementara area koreksi yang sebelumnya diproyeksikan telah tercapai.
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Waspada Koreksi Lanjutan MNC Sekuritas menilai posisi
IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave iv dari wave 5. Kondisi tersebut membuat
IHSG masih rawan melanjutkan koreksi, dengan target terdekat di kisaran 8.988 hingga 8.956. Sementara itu, area penguatan terdekat diperkirakan berada di rentang 9.024 hingga 9.034.
Level support IHSG diperkirakan berada di area 8.956 dan 8.905, sedangkan level resistance berada di kisaran 9.120 dan 9.192.
Rekomendasi Saham Hari Ini 23 Januari 2026
Berikut sejumlah saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini.
ADRO Buy on Weakness
Baca Juga: IHSG Berpeluang Uji Level 9.229 Hari Ini, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis Saham ADRO menguat 3,98 persen ke level 2.350 dengan peningkatan volume pembelian. Posisi ADRO diperkirakan berada pada bagian dari wave v dari wave i dari wave C.Area beli pada pelemahan berada di 2.260 hingga 2.320 dengan target harga 2.420 dan 2.490. Stoploss di bawah 2.180.
BBCA Buy on Weakness
Saham BBCA terkoreksi 0,65 persen ke level 7.650 dan masih didominasi tekanan jual. BBCA diperkirakan berada pada bagian dari wave v dari wave c dari wave ii.Area beli pada pelemahan di 7.525 hingga 7.625 dengan target harga 7.800 dan 8.100. Stoploss di bawah 7.375.ESSA Buy on Weakness
Saham ESSA menguat 0,75 persen ke level 670, namun tekanan jual masih terlihat meningkat. ESSA diperkirakan berada di awal wave iii dari wave c dari wave y.Area beli pada kisaran 650 hingga 670 dengan target harga 710 dan 745. Stoploss di bawah 640.MAPI Buy on Weakness
Saham MAPI melonjak 4,55 persen ke level 1.265 dan didukung oleh dominasi volume pembelian. Penguatan ini berhasil menembus cluster MA60 dan MA200. MAPI diperkirakan berada pada bagian dari wave iii dari wave iii.Area beli pada pelemahan di 1.225 hingga 1.245 dengan target harga 1.285 dan 1.300. Stoploss di bawah 1.215.
Disclaimer:Berita ini disajikan sebagai informasi dan tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Penulis dan media tidak bertanggung jawab atas segala keuntungan maupun kerugian yang timbul dari keputusan investasi.