digtara.com -Kurs rupiah terhadap dolar AS Rabu 18 Februari 2026 bergerak fluktuatif dengan peluang melemah ke kisaran Rp16.830–Rp16.860 per USD.
Update Kurs Rupiah Terbaru
Rupiah ditutup melemah 0,05% di Rp16.836 per USD Jumat (13/2/2026), seiring penguatan indeks dolar AS 0,14% ke 97,05. Hari ini diproyeksi volatil akibat rilis data inflasi CPI AS Januari yang naik 0,3% month-to-month.
Direktur Traze Andalan Features Ibrahim Assuaibi perkirakan rentang Rp16.830–Rp16.860. Penutupan Jumat lalu Rp16.828 per USD (turun 0,25%).
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 13 Februari 2026, Diproyeksi Melemah ke Rp16.850 Faktor Penekan Rupiah
Inflasi AS: CPI inti naik 0,3% dari Desember, tertinggi sejak Agustus 2025. Data ketenagakerjaan solid perkuat dolar.Suku Bunga Fed: Ketidakpastian kebijakan moneter picu capital outflow emerging market.Geopolitik: Ketegangan Eropa (serangan drone kilang Rusia) dan Timur Tengah bayangi sentimen.Indeks dolar stabil di 96,84-97,05 kisaran.
Prospek Ekonomi Indonesia
Fundamental domestik solid dengan proyeksi pertumbuhan 5% tahun 2026. Inflasi global turun buka ruang pelonggaran BI Rate bertahap. Daya saing ekspor rank 5 global dukung neraca dagang.
Baca Juga: Langsung Cair! 15 Aplikasi Penghasil Uang Tanpa Modal 2026 Tanpa Undang Teman Investor fokus CPI AS hari ini. Jika inflasi lebih tinggi ekspektasi, rupiah potensi tembus Rp16.900. Pantau real-time via BCA, BI, atau TradingEconomics untuk update spot rate 18 Februari 2026.