digtara.com - IHSG hari ini Kamis 19 Februari 2026 diproyeksikan melanjutkan penguatan setelah ditutup naik pada perdagangan sebelumnya. Sejumlah analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguji level 8.377 hingga 8.440.
Pada perdagangan Rabu (18/2/2026),
IHSG ditutup menguat 1,19 persen ke level 8.310 disertai peningkatan volume pembelian.
Tim analis MNC Sekuritas menyebut selama IHSG mampu bertahan di atas 8.172, indeks masih berpotensi melanjutkan penguatan untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke area 8.377–8.440.
Meski demikian, investor tetap diminta mewaspadai potensi koreksi ke rentang 8.098–8.155.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Rabu 18 Februari 2026, Analis Ungkap Rekomendasi Saham dan Risiko Volatilitas Pasar Untuk perdagangan hari ini, level support
IHSG berada di 7.863 dan 7.712, sedangkan resistance diperkirakan di kisaran 8.354 dan 8.517.
Rekomendasi Saham Hari Ini dari MNC Sekuritas
Berikut saham pilihan yang masuk radar rekomendasi analis.
BUVA – Buy on Weakness
Saham BUVA menguat 8,61 persen ke level 1.450 dengan dominasi volume pembelian. Harga telah menembus MA20 dan MA60 serta menutup area gap.
Buy on Weakness: 1.350–1.450
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Februari 2026, Cek Support-Resistance dan Saham Pilihan Analis Target Price: 1.595 dan 1.720
Stoploss: di bawah 1.245
COIN – Buy on Weakness
COIN naik 4,52 persen ke level 1.965 disertai peningkatan volume. Selama bertahan di atas 1.800,
saham ini diperkirakan masih berada dalam fase wave 4 dari wave (C).
Buy on Weakness: 1.860–1.940
Target Price: 2.200 dan 2.410
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Februari 2026, Target Tembus 8.440
Stoploss: di bawah 1.800
INET – Buy on Weakness
INET melonjak 11,98 persen ke level 430 dan berhasil menembus MA20. Posisi teknikal diperkirakan berada pada bagian wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 390–418
Target Price: 458 dan 494
Stoploss: di bawah 362
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 11 Februari 2026, Cek Support, Resistance, dan Saham Pilihan Analis PANI – Spec BuyPANI naik tipis 0,93 persen ke 10.900 dengan tekanan jual mulai muncul. Selama berada di atas 10.225, saham ini dinilai berada di awal wave [v] dari wave 1.
Spec Buy: 10.575–10.800
Target Price: 11.725 dan 12.200
Stoploss: di bawah 10.225
Pasar Nantikan Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 10 Februari 2026, Target 8.102 Sebelumnya,
IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif pasca libur Imlek seiring pelaku pasar menanti katalis baru, terutama keputusan suku bunga Bank Indonesia pada 19 Februari 2026.
Equity Analyst Indo Premier Sekuritas Hari Rachmansyah menyebut IHSG dalam sepekan terakhir menguat 3,49 persen sebagai sinyal awal pemulihan pasca isu Morgan Stanley Capital International atau MSCI.
Menurutnya, stabilisasi suku bunga dan arah kebijakan moneter akan menjadi sentimen utama yang memengaruhi arus dana asing serta kepercayaan investor.
Selain itu, pertumbuhan kredit perbankan yang tetap ekspansif menjadi katalis positif bagi pasar
saham. Reformasi tata kelola pasar modal domestik juga dinilai berpotensi meningkatkan daya tarik Indonesia di mata investor global.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih bergerak sideways selama belum mampu menembus resistance 8.300, dengan support di kisaran 8.120.
Indo Premier merekomendasikan beberapa saham pilihan pekan ini, yakni:
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 9 Februari 2026, Waspada Koreksi ke 7.712
Bank Tabungan Negara (BBTN) target Rp1.555Matahari Department Store (LPPF) target Rp1.945Harum Energy (HRUM) target Rp1.285Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan membeli atau menjual
saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.