digtara.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang melanjutkan penguatan menuju area resistance psikologis 8.400–8.500 pada perdagangan Selasa (24/2/2026). Investor disarankan mencermati sejumlah saham unggulan seperti ADRO, ASII, hingga BIPI.
Pada Senin (23/2/2026), IHSG ditutup menguat 1,5% ke level 8.396,08. Level tersebut menjadi penutupan tertinggi sejak 28 Januari 2026, setelah sebelumnya pasar sempat tertekan sentimen interim freeze MSCI.
Wall Street Melemah, IHSG Tetap Solid
Di pasar global, indeks utama bursa Amerika Serikat atau Wall Street ditutup melemah.
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Senin 23 Februari 2026, Cek Support-Resistance dan Pilihan Analis Dow Jones Industrial Average turun 1,66% ke 48.804,06S&P 500 melemah 1,04% ke 6.837,75Nasdaq Composite terkoreksi 1,13% ke 22.627,27Tim Analis BRI Danareksa Sekuritas menilai penguatan IHSG didorong kombinasi sentimen global dan domestik. Dari global, pasar merespons positif keputusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif resiprokal Presiden Donald Trump, meskipun Trump kembali mewacanakan tarif global baru sebesar 15%.
Dari domestik, sentimen positif datang dari progres reformasi pasar oleh Bursa Efek Indonesia dan OJK yang mendapat respons konstruktif dari MSCI dan FTSE Russell.
Selain itu, data Money Supply (M2) Indonesia tumbuh 10% secara tahunan (YoY) pada Januari 2026, meningkat dibandingkan 9,6% YoY pada Desember 2025, mencerminkan likuiditas yang tetap terjaga.
Peluang Uji Resistance 8.400–8.500
Baca Juga: IHSG Hari Ini Kamis 19 Februari 2026 Berpotensi ke 8.440, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis
Secara teknikal, IHSG dinilai masih berpeluang melanjutkan penguatan.
"Secara teknikal,
IHSG masih menunjukkan peluang melanjutkan penguatan menuju area resistance psikologis 8.400–8.500. Potensi ini didukung kembalinya arus akumulasi investor asing serta penguatan harga komoditas," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya.
Sementara itu, Tim Analis MNC Sekuritas mencatat penguatan IHSG ke 8.396 dibarengi volume pembelian dan mampu bertahan di atas MA20.
Best case, selama IHSG bertahan di atas 8.170, indeks berpeluang melanjutkan penguatan menuju 8.440–8.503. Namun, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek ke 8.257–8.343.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan bergerak dengan:
Baca Juga: IHSG Hari Ini Rabu 18 Februari 2026, Analis Ungkap Rekomendasi Saham dan Risiko Volatilitas Pasar
Support: 8.170 dan 8.025Resistance: 8.408 dan 8.596Rekomendasi Saham Hari Ini
BRI Danareksa Sekuritas:
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)PT Soechi Lines Tbk (SOCI)MNC Sekuritas:
PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)PT Astra International Tbk (ASII)PT XL Axiata Tbk (EXCL)PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)Disclaimer: Informasi ini bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Setiap risiko keuntungan maupun kerugian menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Februari 2026, Cek Support-Resistance dan Saham Pilihan Analis