digtara.com -Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah mengalami tekanan cukup dalam pada pekan lalu.
Pada perdagangan Selasa (10/3/2026), IHSG berhasil menguat 1,41 persen dan ditutup di level 7.440. Penguatan ini membuka peluang bagi investor untuk kembali mencermati saham-saham dengan valuasi yang dinilai masih relatif murah.
Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia, sejumlah saham tercatat memiliki rasio price to earnings (PE) yang lebih rendah dibandingkan rata-rata dalam lima tahun terakhir.
Saham dengan Valuasi Murah
Baca Juga: IHSG Hari Ini 10 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Ini Rekomendasi Saham ADRO, BBRI, BKSL, dan ENRG Beberapa
saham yang dinilai memiliki valuasi menarik antara lain:
PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dengan PE 4,77 kaliPT Ciputra Development Tbk (CTRA) dengan PE 5,10 kaliPT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan PE 14,74 kaliSelain itu, jika menggunakan filter saham berkapitalisasi besar (big caps) dengan rasio PE di bawah 10 kali serta return on equity (ROE) di atas 7 persen, muncul sejumlah emiten lain yang dinilai menarik.
Beberapa di antaranya adalah:
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)PT Astra International Tbk (ASII)PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)Sentimen Global Masih Membayangi PasarAssociate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan kondisi pasar saat ini masih dipengaruhi ketidakpastian global.
Baca Juga: Rekomendasi Saham Hari Ini 6 Maret 2026: IHSG Berpotensi Koreksi, Cermati ARCI, INCO, hingga NICL
Salah satu faktor yang memicu volatilitas pasar adalah konflik geopolitik yang berdampak pada pergerakan harga komoditas seperti energi dan logam mulia.
Menurutnya,
saham-
saham berbasis komoditas berpotensi mendapatkan sentimen positif karena memiliki korelasi dengan kenaikan harga komoditas global.
Namun demikian, perusahaan dengan fundamental kuat dan arus kas yang stabil tetap menjadi incaran investor di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.
Rekomendasi Saham dan Target Harga
Baca Juga: Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 4 Maret 2026
Berdasarkan analisis Pilarmas Sekuritas, sejumlah saham direkomendasikan dengan target harga sebagai berikut:
PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) target Rp1.670PT Ciputra Development Tbk (CTRA) target Rp1.125PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) target Rp5.860PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) target Rp5.035PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) target Rp2.430PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) target Rp4.450PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) target Rp9.950PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) target Rp5.710PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) target Rp13.100PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) target Rp9.300PT Astra International Tbk (ASII) target Rp7.120Menurut Nico, rekomendasi tersebut didasarkan pada harga
saham yang telah terkoreksi cukup dalam sementara fundamental perusahaan dinilai masih solid.
Strategi Investor di Tengah Volatilitas Pasar
Dalam kondisi pasar yang masih bergejolak, strategi investasi dengan mempertimbangkan rasio price to earnings (PE) dapat menjadi salah satu pendekatan bagi investor.
Valuasi yang relatif rendah membuka peluang akumulasi beli, meskipun sebagian investor masih memilih bersikap wait and see hingga kondisi pasar menjadi lebih stabil.
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 3 Maret 2026, Uji Support 7.945
Disclaimer: Informasi ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Penulis tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang timbul dari keputusan investasi.