digtara.com -Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat pada Rabu, 11 Maret 2026 diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung menguat terbatas.
Rupiah diproyeksikan berada dalam rentang Rp16.800 hingga Rp16.950 per
dolar AS pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data dari Bloomberg, pada penutupan perdagangan Selasa (10/3/2026) rupiah menguat 85 basis poin atau 0,50 persen ke posisi Rp16.864 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS tercatat melemah 0,68 persen ke level 98,50.
Baca Juga: Kurs Dollar Hari Ini 10 Maret 2026: Rupiah di Rp16.900, Akankah Tembus Rp17.000? Mayoritas Mata Uang Asia Ikut MenguatSelain rupiah, sejumlah mata uang di kawasan Asia juga mencatatkan penguatan terhadap dolar AS.
Penguatan terbesar dialami oleh:
Peso Filipina yang naik 0,96 persenRinggit Malaysia menguat 0,90 persenWon Korea Selatan naik 0,62 persenRupee India menguat 0,60 persenYuan China naik 0,50 persenDolar Taiwan menguat 0,44 persenBaht Thailand naik 0,23 persenKondisi ini menunjukkan sentimen pasar yang cenderung positif terhadap mata uang negara berkembang di kawasan Asia.
Faktor Global dan Domestik
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah terjadi seiring pelemahan dolar AS yang dipicu meningkatnya optimisme investor atau kondisi risk-on di pasar global.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 9 Maret 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.010 per Dolar AS Sentimen positif tersebut muncul setelah pernyataan Presiden Donald Trump yang menyebut konflik di Timur Tengah berpotensi segera berakhir.
Trump juga mempertimbangkan langkah pengamanan di Selat Hormuz guna menjaga kelancaran jalur pasokan energi global serta membuka peluang pelonggaran sanksi minyak terhadap Rusia.
Meski demikian, Lukman menilai sentimen pasar masih bisa berubah sewaktu-waktu.
Sentimen Domestik Turut MendukungDari dalam negeri, penguatan rupiah juga didorong oleh data penjualan ritel Indonesia yang tercatat lebih kuat dari perkiraan pasar.
Namun karena tidak ada rilis data ekonomi besar dalam waktu dekat, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal.
Baca Juga: Rupiah Diprediksi Melemah Hari Ini 6 Maret 2026, Tensi Timur Tengah Tekan Nilai Tukar
Salah satu faktor utama yang masih menjadi perhatian investor adalah perkembangan konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga energi global.