digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 26 Maret 2026, diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Rupiah bahkan berpotensi menyentuh level Rp16.950 per dolar AS di tengah tekanan sentimen global.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 13,50 basis poin atau 0,08% ke posisi Rp16.911 per
dolar AS pada perdagangan sebelumnya.
Di sisi lain, indeks dolar AS tercatat melemah tipis sebesar 0,09% ke level 99,349.
Pergerakan Mata Uang Asia
Baca Juga: Kurs Dollar Hari Ini 19 Maret 2026 Tembus Rp17.046, Rupiah Tertekan atau Sekadar Guncangan Pasar? Tekanan terhadap rupiah juga sejalan dengan pelemahan mayoritas mata uang di kawasan Asia. Sejumlah mata uang tercatat mengalami depresiasi terhadap
dolar AS, antara lain:
Yen Jepang melemah 0,28%Dolar Singapura turun 0,14%Won Korea melemah 0,19%Peso Filipina terdepresiasi 0,27%Rupee India turun 0,09%Baht Thailand melemah 0,39%Yuan China turun 0,08%Sementara itu, beberapa mata uang justru menguat, seperti dolar Hong Kong yang naik 0,13% dan ringgit Malaysia yang menguat sekitar 0,19%.
Proyeksi Kurs Rupiah Hari Ini
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp16.850 hingga Rp16.950 per
dolar AS.
Menurutnya, mata uang rupiah bersama sejumlah mata uang global lainnya masih berada dalam tekanan terhadap dolar AS.
Sentimen Global Masih Dominan
Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini 16 Maret 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.020 per Dolar AS Sentimen investor di pasar valuta asing saat ini cenderung negatif. Hal ini berbeda dengan kondisi pasar saham yang mulai menunjukkan sentimen risk-on.
Optimisme di pasar ekuitas muncul dari harapan meredanya konflik di Timur Tengah, terutama setelah adanya laporan bahwa Amerika Serikat memberikan proposal kepada Iran untuk mengakhiri konflik.
Namun demikian, pelaku pasar valuta asing masih bersikap hati-hati dan terus mencermati perkembangan geopolitik serta pergerakan harga minyak dunia.
Rupiah Berpotensi Bergerak Terbatas
Dalam kondisi saat ini, rupiah diperkirakan bergerak dalam pola terbatas atau range bound. Artinya, penguatan maupun pelemahan diprediksi tidak terlalu ekstrem, namun tetap berada dalam tekanan.
Baca Juga: Kurs Dollar Hari Ini 14 Maret 2026: Rupiah Tertekan, USD Mendekati Rp17.000
Faktor eksternal seperti kebijakan global, konflik geopolitik, serta dinamika pasar komoditas masih menjadi penentu utama arah pergerakan rupiah.
Kurs rupiah hari ini, 26 Maret 2026, diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan potensi melemah hingga Rp16.950 per dolar AS. Tekanan berasal dari sentimen global dan pergerakan mata uang dunia, meski peluang penguatan terbatas tetap terbuka.