digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Senin, 30 Maret 2026 diproyeksikan masih berada dalam tren pelemahan. Bahkan, rupiah berpotensi menyentuh level Rp17.100 per dolar AS dalam sepekan ke depan.
Proyeksi ini disampaikan oleh Ibrahim Assuaibi yang melihat adanya tekanan kuat dari penguatan
dolar AS.
Rupiah Berpotensi Melemah Hingga Rp17.100
Menurut Ibrahim, pergerakan rupiah dalam waktu dekat diperkirakan berada di kisaran Rp16.880 hingga Rp17.100 per dolar AS.
Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini 27 Maret 2026 Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp16.940 Sementara itu, indeks
dolar AS diprediksi masih akan bergerak di rentang 99.300 hingga 101.600, yang menjadi salah satu faktor utama pelemahan rupiah.
Faktor Geopolitik Tekan Rupiah
Salah satu sentimen utama yang memengaruhi nilai tukar rupiah adalah kondisi geopolitik di kawasan Selat Hormuz yang memanas.
Ketegangan ini dipicu oleh pembatasan transportasi serta potensi konflik militer yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, dan Israel.
Selain itu, serangan terhadap sejumlah basis militer AS di wilayah Irak, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi turut menambah tekanan terhadap pasar keuangan global.
Ketidakpastian Global dan Arah Kebijakan The Fed
Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini 26 Maret 2026 Berpotensi Melemah ke Rp16.950, Tertekan Sentimen Global Ibrahim juga menyoroti potensi pergantian kepemimpinan di bank sentral AS, di mana Kevin Warsh diperkirakan akan menjabat sebagai Ketua Federal Reserve pada April 2026.
Di bawah kepemimpinan tersebut, The Fed diperkirakan akan mengambil kebijakan penurunan suku bunga, sejalan dengan arah kebijakan Donald Trump.
Meski inflasi masih tinggi, langkah penurunan suku bunga dinilai berpotensi dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Sentimen Politik AS Tambah Tekanan PasarDari sisi politik, Amerika Serikat saat ini tengah memasuki masa pemilu sela. Jika Partai Demokrat memenangkan pemilu tersebut, maka kepemimpinan Trump diperkirakan akan menghadapi tekanan besar.
Bahkan, skenario pemakzulan kembali seperti periode sebelumnya bukan tidak mungkin terjadi, yang dapat menambah ketidakpastian di pasar global.
Baca Juga: Kurs Dollar Hari Ini 19 Maret 2026 Tembus Rp17.046, Rupiah Tertekan atau Sekadar Guncangan Pasar?
Dengan kombinasi faktor eksternal seperti konflik geopolitik, penguatan
dolar AS, serta ketidakpastian kebijakan moneter dan politik di Amerika Serikat, nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan berada dalam tekanan dalam waktu dekat.
Pelaku pasar diimbau untuk terus mencermati perkembangan global yang dapat memengaruhi pergerakan rupiah ke depan.