digtara.com -Pergerakan IHSG pada Selasa, 31 Maret 2026 masih dibayangi tekanan setelah ditutup melemah pada awal pekan.
Berdasarkan data RTI Infokom,
IHSG ditutup turun 0,08 persen ke level 7.091,67 pada perdagangan Senin (30/3/2026).
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak di rentang 6.945 hingga 7.104.
Mayoritas Saham Melemah
Baca Juga: Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 30 Maret 2026, Waspada Koreksi ke Level 6.700 Data perdagangan menunjukkan sebanyak 272
saham menguat, 403
saham melemah, dan 149
saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp12.536 triliun.
Sejumlah saham unggulan yang menjadi sorotan mengalami penurunan, di antaranya:
BBCA turun 3,73 persen ke Rp6.450CUAN melemah 1,74 persen ke Rp1.130MDKA turun 4,02 persen ke Rp3.100Selain itu,
saham lain seperti BIPI, BMRI, dan BBRI juga mengalami pelemahan.
BBCA Jadi Saham Teraktif
Saham BBCA tercatat sebagai salah satu yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp1,6 triliun.
Baca Juga: Rekomendasi Saham Hari Ini 27 Maret 2026: IHSG Melemah ke 7.164, Cermati Peluang di Tengah Tekanan Global Meski aktif, tekanan jual membuat harga
sahamnya terkoreksi cukup dalam.
Sentimen Global Tekan Pasar
Tim riset dari Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan bahwa pelemahan IHSG dipengaruhi oleh sentimen global.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama, terutama setelah pernyataan
Donald Trump terkait potensi pengambilalihan sumber minyak di Iran.
Konflik juga melibatkan kelompok Houthi di Yaman yang meluncurkan serangan ke Israel, meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global.
Proyeksi Ekonomi Indonesia Dipangkas
Baca Juga: Rekomendasi Saham Hari Ini 26 Maret 2026: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cermati BKSL hingga INCO Dari dalam negeri, prospek ekonomi Indonesia juga mendapat tekanan. OECD memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dalam laporan terbarunya, OECD memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,8 persen pada 2026 dan 5 persen pada 2027.
Perlambatan ini dipengaruhi oleh ketidakpastian global yang meningkat akibat konflik geopolitik.
IHSG hari ini diperkirakan masih bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah akibat tekanan global dan sentimen ekonomi domestik.
Investor disarankan untuk tetap berhati-hati serta mencermati perkembangan pasar global sebelum mengambil keputusan investasi.
Disclaimer: Informasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Baca Juga: IHSG Hari Ini 16 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Simak Rekomendasi Saham ADMR, PTRO, TAPG