digtara.com -Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina dipastikan tidak mengalami perubahan per 1 April 2026.
Baik BBM subsidi maupun nonsubsidi masih mengacu pada harga yang berlaku sejak Maret 2026.
Pertamina Pastikan Harga BBM Tetap
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa perusahaan mengikuti kebijakan pemerintah dalam penetapan harga BBM.
Baca Juga: Pertamina Tambah 3,2 Juta Tabung LPG Jelang Idulfitri 2026, Pasokan Sumbagut Diperkuat Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh informasi yang tidak jelas dan tidak melakukan panic buying.
Menurutnya, penggunaan energi secara bijak sangat penting untuk menjaga ketahanan energi nasional.
Harga BBM di DKI Jakarta
Untuk wilayah DKI Jakarta, berikut
harga BBM per 1 April 2026:
Pertalite: Rp10.000 per literPertamax: Rp12.300 per literPertamax Turbo: Rp13.100 per literPertamax Green 95: Rp12.900 per literBiosolar: Rp6.800 per literDexlite: Rp14.200 per literPertamina Dex: Rp14.500 per literHarga BBM di Sumatera dan Sekitarnya
Di wilayah Sumatera Utara dan sebagian Sumatera lainnya, harga BBM relatif seragam:
Baca Juga: Stok BBM Nasional Aman, Pertamina Pastikan Cadangan Energi Bisa Bertahan Hingga 35 Hari
Pertalite: Rp10.000 per literPertamax: Rp12.600 per literPertamax Turbo: Rp13.350 per literBiosolar: Rp6.800 per literDexlite: Rp14.500 per literPertamina Dex: Rp14.800 per literSementara beberapa wilayah seperti Riau dan Sumatera Barat memiliki harga sedikit lebih tinggi untuk BBM nonsubsidi.
Harga BBM di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara
Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara umumnya mengikuti harga yang sama dengan Jakarta, dengan
Pertamax di kisaran Rp12.300 per liter.
Hal ini disebabkan oleh distribusi energi yang lebih efisien di wilayah tersebut.
Harga BBM di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua
Baca Juga: Pertamina Jelaskan Soal Stok BBM 20 Hari: Bukan Hanya Cukup 20 Hari, Tapi Bisa Hadapi Lonjakan Konsumsi
Di kawasan timur Indonesia seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua,
harga BBM cenderung sedikit lebih tinggi untuk jenis nonsubsidi.
Meski demikian, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap sama secara nasional.
Imbauan Hemat Energi
Pertamina menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas energi nasional.
Penggunaan BBM secara bijak serta tidak melakukan pembelian berlebihan diharapkan dapat menjaga distribusi tetap lancar di seluruh wilayah Indonesia.
Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 dipastikan tidak mengalami kenaikan. Stabilitas ini diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Warga Serbu SPBU, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman dan Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying