digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Senin, 20 April 2026 diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah di kisaran Rp17.100 hingga Rp17.250 per dolar AS.
Berdasarkan data TradingView, pada perdagangan Jumat (17/4/2026), rupiah ditutup melemah 0,28 persen atau turun 48 poin ke level Rp17.185 per
dolar AS.
Mata Uang Asia Kompak Melemah
Pelemahan rupiah terjadi seiring tren negatif mata uang Asia terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,07 persen, yuan China turun 0,09 persen, dan won Korea Selatan terkoreksi 0,16 persen.
Baca Juga: Rupiah Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Melemah Tipis, Bergerak di Kisaran Rp17.100–Rp17.200 per Dolar AS Selain itu, dolar Singapura, dolar Hong Kong, dan dolar Taiwan juga mencatatkan pelemahan tipis. Di kawasan Asia Tenggara, peso Filipina, baht Thailand, dan ringgit Malaysia turut tertekan.
Sementara itu, hanya rupee India yang mencatatkan penguatan tipis terhadap dolar AS.
Tekanan Rupiah Didominasi Faktor Domestik
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah saat ini lebih dipengaruhi faktor domestik dibandingkan eksternal.
Menurutnya, meskipun indeks dolar AS sempat menguat, posisinya masih berada dekat level terendah dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga: Rupiah Hari Ini 16 April 2026 Diprediksi Melemah, Tertekan Outflow dan Sentimen Domestik Hal ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah bukan semata karena kekuatan dolar, melainkan karena menurunnya kepercayaan investor terhadap aset berbasis rupiah.
Sentimen Geopolitik dan RDG BI Jadi Penentu
Pergerakan rupiah pada awal pekan ini juga diperkirakan dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Jika terjadi perkembangan positif, seperti meredanya konflik, hal tersebut berpotensi menahan pelemahan rupiah.
Di sisi lain, pasar juga menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pekan ini. Pelaku pasar memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuan.
Namun, ekspektasi tersebut justru dinilai belum cukup kuat untuk menarik aliran modal asing ke pasar domestik.
Nilai tukar rupiah 20 April 2026 diproyeksikan masih berada dalam tekanan, dengan potensi pelemahan hingga Rp17.250 per dolar AS. Faktor domestik dan minimnya sentimen positif menjadi penyebab utama pergerakan negatif ini.
Baca Juga: Rupiah Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Melemah Tipis, Bergerak di Kisaran Rp17.100–Rp17.200 per Dolar AS