digtara.com -Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 27 April 2026, diperkirakan masih berada dalam tekanan dan berpotensi menguji level psikologis 7.000.
Berdasarkan data RTI Infokom,
IHSG sebelumnya ditutup melemah 3,38 persen ke posisi 7.129,49 pada Jumat (24/4/2026). Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 7.111 hingga 7.383.
Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 83 saham yang menguat, sementara 670 saham melemah dan 62 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat berada di level Rp12.761 triliun.
Sentimen Global Masih Membayangi IHSG
Baca Juga: IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis Tekanan terhadap
IHSG terutama datang dari ketidakpastian geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada harga energi.
Tim riset Phintraco Sekuritas menilai bahwa konflik di sekitar Selat Hormuz membuat harga energi berpotensi bertahan tinggi lebih lama dari perkiraan. Kondisi ini memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi global.
Selain itu, perpanjangan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon selama tiga pekan dinilai belum cukup memberikan kepastian bagi pasar. Peluang negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang masih belum jelas juga menambah tekanan terhadap sentimen investor.
Analisis Teknikal IHSG: Waspada Pelemahan Lanjutan
Secara teknikal, IHSG menunjukkan sinyal pelemahan lanjutan. Pergerakan indeks diperkirakan terbatas dengan kecenderungan melemah.
Adapun level penting yang perlu diperhatikan investor adalah:
Baca Juga: IHSG Hari Ini 23 April 2026 Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham ACES, BMRI hingga GOTO Support: 7.000Pivot: 7.200Resistance: 7.300Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar disarankan untuk lebih selektif dalam mengambil keputusan investasi.
Rekomendasi Saham yang Perlu Dicermati
Di tengah volatilitas pasar, sejumlah saham diperkirakan tetap aktif diperdagangkan dan menarik untuk dicermati, antara lain:
ADMRADROBFINISATULTJSRTGSaham-saham tersebut dinilai memiliki potensi pergerakan seiring dinamika pasar dan sentimen global yang berkembang.
Agenda Global yang Perlu Diperhatikan Investor
Baca Juga: IHSG Berpotensi Lanjut Koreksi 22 April 2026, Ini Rekomendasi Saham BRPT, CDIA hingga RATU
Fokus investor pekan ini juga tertuju pada sejumlah agenda penting dari ekonomi global, di antaranya:
Hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 29 April 2026Data consumer confidence Amerika SerikatProduk Domestik Bruto (PDB) kuartal I-2026Indeks inflasi PCE dan data manufaktur (ISM)
Selain itu, keputusan suku bunga Bank of Japan yang diperkirakan tetap di 0,75 persen juga menjadi perhatian pelaku pasar.
Sementara dari Eropa, data inflasi, pengangguran, dan PDB kuartal I-2026 akan turut memengaruhi arah pergerakan pasar global.
IHSG hari ini diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah dan menguji level 7.000. Tekanan utama masih berasal dari sentimen global, khususnya konflik geopolitik dan harga energi.
Investor disarankan untuk tetap waspada, mencermati level teknikal, serta mengikuti perkembangan data ekonomi global sebelum mengambil keputusan investasi.
Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor.
Baca Juga: IHSG Hari Ini 24 April 2026 Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan dari Analis